Fungsi Manajemen Operasional


Manajemen operasional memiliki fungsi yang cukup penting bagi
perusahaan. Fungsi manajemen operasional menurut Christanti (2017:2)
terdiri dari:

  1. Perencanaan Operasional (Operations Plan)
    Perencanaan merupakan susunan langkah-langkah secara sistematik
    dan teratur untuk mencapai tujuan organisasi atau memecahkan
    masalah tertentu. Perencanaan juga diartikan sebagai upaya
    memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dengan memperhatikan
    segala keterbatasan guna mencapai tujuan secara efisien dan efektif.
  2. Penjadwalan Operasional (Operations Schedule)
    Manajer mengembangkan daftar atau jadwal untuk mendapatkan dan
    menggunakan sumber daya produksi. Penjadwalan menunjukkan
    produk apa yang akan diproduksi, kapan proses produksi dilakukan,
    dan sumber daya yang akan digunakan.
  3. Pengawasan Operasional (Operations Control)
    Pengawasan operasional menyangkut manajemen material dan
    pengendalian mutu. Manajemen material terdiri dari lima bidang,
    yaitu transportasi, pergudangan, inventori, pemilihan pemasok, dan
    pembelian bahan baku untuk produksi.
    Menurut Heriyanto (2018:2-3) manajemen operasional memiliki
    tiga fungsi utama yaitu:
  4. Perencanaan Operasi.
    Perencanaa operasi membahas kegiatan perencanaan dan aturan-
    aturan yang berlaku dalam perusahaan.
  5. Penjadwalan Operasi
    Penjadwalan layanan dalam layanan kontak rendah dapat didasarkan
    baik pada tanggal penyelesaian yang diinginkan atau pada saat
    kedatangan pesanan. Di dalam penjadwalan pekerja, manajer juga
    harus mempertimbangkan efisiensi dan biaya
  6. Kontrol Operasi
    Pada suatu rencana dalam jangka panjang telah ada tindakan dan
    penjadwalan yang telah disusun, kontrol operasi dibutuhkan manajer
    untuk memonitor kinerja dengan membandingkan hasil dengan
    rencana rinci. Ketika jadwal atau standart kualitas tidak terpenuhi,
    manajer harus mangambil tindakan korektif. Tindakan Follow-up
    adalah tindakan memeriksa untuk memastikan bahwa keputusan
    produksi sedang dilaksanakan, ini merupakan sebuah kunci dan
    berjalannya aspek kendali operasi. Kendali operasi meliputi
    manajemen material dan pengendalian proses operasi. Kedua
    kegiatan ini untuk memastikan bahwa jadwal dan tujuan produksi
    terpenuhi
    Sedangkan menurut Widyanti (2019:1) ada tiga fungsi
    manajemen operasional yaitu:
  7. Perencanaan
    Perencanaan bisnis dan peramalan dikembangkan oleh manajemen
    menjadi perencanaan operasional. Perencanaan operasional terdiri
    dari menentukan tujuan dan menyusun recana kerja untuk mencapai
    tujuan perusahaan.
  8. Penjadwalan
    Perusahaan menyusun jadwal untuk mengimplementasikan rencana
    tersebut. Perusahaan mengidentifikasi waktu spesifik untuk
    melakukan aktivitas-aktivitas operasional. Penjadwalan operasional
    terdiri atas master operation schedule, detailed schedule, staff
    schedule, dan project schedule.
  9. Pengawasan operasional
    Perusahaan juga memantau kinerja operasional dengan
    membandingkan hasil dengan rencana dan jadwal yang terinci.
    Manajer mengambil tindakan perbaikan untuk hasil kinerja yang
    tidak sesuai. Pengawasan operasional terdiri atas materials
    management dan quality control