Manajemen Operasional


Seluruh perusahaan menciptakan produk, baik itu dalam bentuk
barang ataupun jasa. Dalam memproses produk dari bahan baku menjadi
barang jadi diperlukan adanya suatu manajemen operasional yang
berfungsi untuk mengatur seluruh aktivitas agar bergerak sesuai dengan
rencana yang dibuat. Berikut ini merupakan pengertian manjemen
operasional menurut beberapa ahli:
Menurut Heizer, Render, dan Munson (2017), manajemen
operasi adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam
bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.
Menurut Wijaya et al dalam (Parinduri et al.,2020:2), dalam
pelaksanaan kegiatan produksi perusahaan, diperlukan manajerial yang
berguna untuk menerakan keputusan-keputusan dalam upaya pengaturan
dan pengkoordinasian penggunaan sumber daya dari kegiatan produksi
yang dikenal sebagai manajemen operasional.
Menurut Parinduri, dkk (2020:2) manajeman operasional ialah
suatu bentuk dari pengelolaan yang menyeluruh dan optimal pada
sebuah masalah tenaga kerja, barang, mesin, peralatan, bahan baku, atau
produk apapun yang bisa dijadikan sebuah barang atau jasa yang bisa
diperjual belikan.
Menurut manajemen operasonal merupakan upaya dalam
pengelolaan secara maksimal atas penggunaan seluruh faktor produksi
yang meliputi tenaga kerja, mesin, peralatan, bahan baku dan faktor yang
lain.
Menurut James Evans dan David Collier dalam Ambarwati
(2021:10) manajemen opeasional adalah ilmu dan seni untuk
memastikan bahwa barang dan jasa diciptakan dan berhasil dikirim ke
pelanggan.
Menurut richard L. Daft dalam Ambarwati (2021:10) manajemen
operasional adalah bidang manajemen yang fokus pada produksi barang,
serta menggunakan alat dan teknik khusu untuk memecahkan masalah
produksi.
Menurut Subagyo dalam Ambarwati (2021:9) manajemen
operasional adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur seluruh
kegiatan produksi atau operasional agar dapat dilakukan secara efisien.
Menurut Julyanthry et al (2020:7) manajemen operasional secara
sederhana dapat diartikan sebagai kegiatan mengelola sumber daya
manajemen yaitu mengubah input menjadi output dalam rangka
menambah nilai guna suatu barang secara efektif dan efisien.
Menurut Jumadi (2021:2) manajemen operasional merupakan
aktivitas dalam organisasi dalam menghasilkan barang dan jasa melalui
serangkaian aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan
pengawasan untuk mencapai efisien dan efektivitas hasil.
Menurut Rony E. Utama et al (2019:14) manajemen
operasional merupakan proses pengambilan keputusan tentang
penggunaan sumber daya dari kegiatan produksi dalam rangka
menghasilkan barang atau jasa sehingga mencapai sasaran, yaitu tepat
waktu, tepat jumlah, dan tepat mutu, dengan alokasi biaya yang efisien
dan efektif.