Maulana (2020) mengatakan bahwa kompensasi diberikan untuk menstimulasi dan memotivasi pegawai sehingga meningkatkan prestasi kerja, efisiensi dan efektifitas produksi. Jika kompensasi diberikan dengan benar maka pegawai akan merasa terpuaskan dan termotivasi untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa kompensasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja. Pernyataan ini didukung oleh Naidu dan Satyanarayana (2018) dalam jurnalnya yang berjudul Impact of Compensation on Employee Performance yang menyatakan bahwa kompensasi dapat meningktakan kinerja pegawai karena pada saat pegawai mengetahui dengan jelas apa yang akan diterima bergantung dari seberapa baik kinerja atau capaiannya maka karyawan tersebut akan berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut, dengan kata lain kompensasi dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Pernyataan ini selaras dengan Naidu dan Satyanarayana (2018) dalam penelitian
Impact Of Compensation On Employee Performance menyatakan bahwa pembayaran berbasis kompetensi sangat penting bagi kalangan professional karena dapat memotivasi karyawan untuk berkembang maju sehingga meningkatkan kinerja karyawan. Dalam sistem ini kenaikan gaji akan diberikan kepada individu yang mendemonstrasikan kompetensi yang tinggi
Kompensasi membantu dalam menjalankan organisasi secara efektif dan mencapai tujuannya. Gaji hanyalah bagian dari sistem kompensasi, karyawan memiliki kebutuhan psikologis dan aktualisasi diri lainnya yang harus dipenuhi. Kompensasi yang paling kompetitif akan membantu organisasi untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Paket kompensasi yang baik penting untuk memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka dan untuk meningkatkan produktivitas organisasi.
