Penelitian lain oleh Endang Purwanti & Erna Rohayati (2014) yang berjudul Pengaruh Jumlah Tanggungan Keluarga, Pendapatan Terhadap Partisipasi Kerja Tenaga Kerja Wanita Pada Industri Kerupuk Kedelai Di Tuntang Kabupaten Semarang, menunjukkan hasil terdapat pengaruh signifikan dan positif mengenai faktor jumlah tanggungan keluarga terhadap partisipasi kerja tenaga kerja wanita pada industri kerupuk kedelai. Jumlah tanggungan keluarga mempengaruhi keputusan tenaga kerja wanita untuk bekerja pada industri kecil kerupuk kedelai karena berkaitan dengan usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup rumah tangganya, atau semakin besar jumlah tanggungan keluarga maka akan meningkatkan partisipasi kerja tenaga kerja wanita pada industri kerupuk kedelai, karena semakin besar jumlah tanggungan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan untuk hidup sehari hari akan semakin besar, baik untuk kebutuhan primer maupun sekunder untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para wanita sebagai tenaga kerja membantu untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga, maka partisipasi kerja wanita meningkat. Selain itu penelitian oleh Mimid Robiyanto dan Ida Ayu Nyoman Saskara (2020) yang berjudul Pengaruh Umur, Pendidikan, Jumlah Tanggungan, Jam Kerja Terhadap Pendapatan Tenaga Kebersihan Perempuan di Kota Denpasar, menunjukkan hasil tanggungan keluarga berpengaruh positif terhadap pendapatan tenaga kebersihan perempuan di Kota Denpasar.
