Aspek-Aspek Dukungan Sosial

Weiss (dalam Cutrona, dkk., 1986) Kartika, 2008[n2] ) menyatakan bahwa ada enam aspek dukungan sosial yang disebut dengan “The Social Provision Scale”, yang meliputi:

  1. Aspek Emosional (emotional attachment)

Aspek emosional dalam dukungan sosial biasanya muncul karena terdapat perasaan nyaman/tentram terhadap orang lain atau sumber yang mendapatkan dukungan sosial. Aspek ini sering dialami dan didapatkan dari pasangan hidup, keluarga, teman maupun orang lain yang memiliki hubungan harmonis dengan individu penerima dukungan sosial.

  • Aspek Integrasi Sosial (social integration)

Dalam aspek integrasi sosial, individu dapat merasakan bahwa ia mempunyai suatu kelompok atau komunitas yang dapat membantunya untuk berbagi minat, mendapatkan perhatian, serta melakukan kegiatan yang bersifat rekreatif secara bersama-sama. Dukungan semacam ini dapat memungkinkan individu merasa nyaman, merasa dimiliki serta memliki dalam kelompok.

  • Aspek Pengakuan (reassurance of worth)

Dalam kehidupan sosial, apresiasi atau penghargaan akan diterima oleh setiap individu yang memiliki prestasi dan keberhasilan karena kemampuannya sendiri. Aspek dukungan semacam ini biasanya datang dari keluarga, lingkungan tempat tinggal atau orang-orang terdekat individu.

  • Aspek Ketergantungan (yang dapat diandalkan)

Aspek dukungan semacam ini merupakan sebuah rasa percaya dari individu bahwa ketika masalah datang, akan ada orang lain yang menjadi tempat individu tersebut bergantung atau dapat diandalkan olehnya untuk keluar dari masalah yang ada. Keluarga biasanya menjadi sumber dukungan yang dapat diandalkan individu.

  • Bimbingan (guidance)

Aspek ini biasanya terlihat dalam hubungan sosial yang terjadi antara murid dengan guru. Guru menjadi sumber dukungan yang mampu memberikan pengaruh positif bagi murid serta memungkinkan murid mendapatkan informasi, saran, atau nasehat yang diperlukan. Hal-hal tersebut berguna dalam membantu murid memenuhi kebutuhan mengatasi permasalahan yang ada.

  • Kesempatan untuk mengasuh (opportunity of nurturance)

Pada dasarnya, aspek semacam ini merupakan hal yang esensial dalam hubungan interpersonal individu dengan orang lain dan individu tersebut memiliki perasaan dibutuhkan.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat enam aspek yang mempengaruhi dukungan sosial yang diterima oleh individu, yaitu aspek yang berhubungan dengan kondisi, integrasi sosial, apresisasi, rasa percaya, bimbingan dan kesempatan untuk mengasuh. 

[n3]