Televisi sebagai media massa memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai media
informasi, pendidikan, dan hiburan. Walaupun kebanyakan orang membeli televisi
dengan tujuan untuk mendapat hiburan melalui acara yang ditayangkan, namun mereka
tetap mengharapkan didalam hiburan tersebut terdapat unsur pendidikan.
Pada hakikatnya media televisi sebagai media komunikasi pandang dan dengar
mempunyai tiga fungsi utama menurut Heru Efendy, 2008, yaitu :
a. Fungsi Informasi (The Information Function)
Dalam melaksanakan fungsinya sebagai sarana informasi tidak hanya
dalam bentuk siaran pandang mata, atau berita yang dibacakan penyiar,
dilangkapi gambar-gambar yang faktual, akan tetapi juga menyiarkan bentuk
lain seperti ceramah, diskusi dan komentar. Televisi dianggap sebagai media
massa yang mampu memuaskan pemirsa dirumah jika dibandingkan dengan
media lainnya.
b. Fungsi Pendidikan (The Education Function)
Televisi merupakan sarana yang ampuh untuk menyiarkan pendidikan
kepada khalayak yang jumlahnya begitu banyak dan disampaikan secara
simultan. Sesuai dengan makna pendidikan, yakni meningkatkan pengetahuan
dan penalaran masyarakat televisi menyiarkan acaranya secara teratur dan
terjadwal seperti pelajaran bahasa indonesia, matematika, dan lainnya. Selain
itu televisi juga menyajikan acara pendidikan yang bersifat informal seperti
sandiwara, legenda dan lain-lain.
c. Fungsi Hiburan (The Entartaint Function)
Dalam negara yang masyarakatnya masih bersifat agraris, fungsi hiburan yang
melekat pada televisi siarannya tampaknya lebih dominan. Sebagian besar dari
alokasi waktu siaran diisi oleh acara-acara hiburan. Hal ini dapat dimengerti
karena pada layar televisi dapat ditampilkan gambar hidup beserta suaranya
bagaikan kenyataan, dan dapat dinikmati di rumah-rumah oleh seluruh
keluarga.
