Pengertian Etika Bisnis


Etika adalah sebuah ilmu yang membantu kita untuk mencari
orientasi. Tujuannya adalah, pertama agar manusia hidup tidak ikut-ikutan
saja. Kedua agar manusia dapat mengerti sendiri mengapa ia harus
bersikap begini atau begitu. Pada intinya, etika dapat membantu manusia
agar dapat lebih mempertanggung jawabkan kehidupannya.
Bertens menyatakan bahwa etika bisnis adalah pemikiran atau
refleksi kritis tentang moralitas dalam kegiatan ekonomi dan bisnis1.
Moralitas selalu berkaitan dengan apa yang dilakukan manusia, dan
kegiatan bisnis merupakan salah satu bentuk kegiata manusia. Bisnis
memang seharus nya dinilai dari sudut pandang moral, sama dengan
kegiatan manusia lainya yang juga bersudut pandang kan dengan moral.
Untuk memahami apakah “etika” maka perlu membandingkan dengan
moralitas, maka pengertian etika yaitu berasal dari bahasa Yunani “ethos”
yang berarti adat istiadat atau kebiasaan. Sehingga dalam pengertian ini,
etika berkaitan dengan kehidupan yang baik, baik dari diri seseorang
maupun masyarakat ataupun kelompok masyarakat. Hal ini berarti etika

berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang
baik, dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke
orang lain atau dari satu generasi kegenerasi lainya.
Mewujudkan hal yang kian baik dalam hal bisnis seharusnya
diperlukan etika untuk barometer kualitas instasi yang berbisnis khususnya
lembaga yang berlandaskan syariah.walaupun bukan tolak ukur dalam
memajukan visi misi bisnis adalah kecenderungan menuai keuntungan
yang banyak akan tetapi ini bisa menjadi bomerang yang hanya untuk
jangka pendek. Proses etika dalam Islam yang berlandaskan prinsip-
prinsip kaedah dalam ajaranya memaknai agar orang tidak memakan harta
seseorang secara batil, tindakan jujur yang prinsipal dalam memulai nya
juga menjadi sebuahpandangan yang sehat dalam berbisnis.
Etika dalam pengertian pertama berisikan nilai dan norma-norma
konkrit yang jadi pedoman dan pegangan hidup manusia dalam
kehidupanya. Hal ini berkaitan dengan perintah dan larangan lansung yang
nyata. Dan pengertian etika yang kedua adalah lebih normatif dan oleh
karena itu mengikat setiap pribadi manusia.Prilaku dikatakan etika apabila
tingkah laku tersebut dimana diterima masyarakat dan sebaliknya, ketika
prilaku kita ditolak oleh masyarakat karena dinilai sebagai perbuatan
salah. Dalam Islam etika mengacu pada dua sumber, yaituAl-Qur’an dan
Hadits Nabi. Dua sumber pedoman wacana Islam dapat diklasifikasikan
kedalam enam bentuk atau kategori penilaian suatu sikap dan prilaku,
yaitu baik-buruk, benar-salah, tepat dan tidak tepat dalam konteks
hubungan manusia dengan Tuhan, hubungannya dengan orang lain, atau
masyarakat dan lingkungan.2
Sementara itu bisnis menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah:

  1. Usaha dagang, usaha mencari uang dengan cara dagang.
  2. Usaha komersial di dunia perdagangan.
    Sedangkan Encyclopedia Internasional menyebutkan bahwa bisnis
    adalahkegiatan manusia yang terlibat di dalam pembelian dan penjualan
    barang dan jasa dengan tujuan memperoleh keuntungan.3
    Bisnis juga dapat didefinisikan suatu usaha dagang atau komersial
    di bidang perdagangan atau bidang usaha. Dapat juga diartikan sebagai
    seperangkat aturan untuk menyelenggarakan kebutuhan hidup manusia
    baik dalam skala mikro, yang berarti aturan-aturan tentang pergaulan dan
    hubungan dalam mencapai kebutuhan hidup (ekonomi).4
    Etika bisnis adalah sistem nilai secara prinsipil dijadikan acuan
    untuk menjalankan proses usaha dagag atau usaha komersial. Etika bisnis
    menurut Muslich adalah aplikasi etika umum yang mengatur prilaku
    bisnis, norma moralitas menjadi acuan bisnis dan prilakunya. Penilaian
    keberhasilan bisnis tidak saja ditentukan oleh keberhasilan prestasi ekonmi
    dan financial saja. Namun keberhasilan itu di ukur dengan tolak ukur
    pradigma moralitas dan nilai-nilai etika terutama pada moralitas dan etika
    yang dilandasi oleh nilai-nilai sosial dan agama