Modal Sosial Pengikatan dan Modal Sosial Penjembatanan


Putnam dalam karya monumentalnya Bowling Alone (2000)
membedakan modal sosial ke dalam modal sosial pengikatan
(bonding social capital) dan modal sosial penjembatanan (bridging
social capital). Modal sosial yang dimiliki dan ditemukan dalam satu
kelompok atau komunitas disebut bonding social capital. Sedangkan
modal sosial antar kelompok disebut bridging social capital.
Dalam kehidupan organisasi atau masyarakat, modal sosial
pengikatan berdampak negatif bagi transaksi sosial yang
universal. Jenis modal sosial ini dibangun berdasarkan ikatanikatan eksklusif. Orang-orang dengan modal sosial jenis ini
cenderung mengadakan transaksi atau menjalin hubungan sosial
dalam kelompok mereka sendiri. Mereka cenderung menganggap
orang lain di luar kelompoknya sebagai outsiders. Hubungan di
antara para anggotanya lebih didasarkan pada persamaan
ideologi. Mereka punya ikatan-ikatan personal yang sangat kuat
satu sama lain.
Modal sosial yang berperan penting dalam membangun
jaringan sosial atau transaksi adalah modal sosial penjembatanan.
Bertolak belakang dengan modal sosial pengikatan, modal sosial
ini bersifat inklusif. Orang-orang dengan modal sosial ini
cenderung mengadakan transaksi atau menjalin hubungan sosial
dengan banyak orang dari beragam latar belakang (seperti
ideologi agama, pendidikan, ras, dll). Kiranya penting bagi kita
untuk memperbanyak persediaan jenis modal sosial ini dengan
membentuk asosiasi-asosiasi lintas agama, lintas batas-batas
primordial. Selain itu, membaiknya modal sosial ini akan
berpengaruh positif bagi kesejahteraan individu karena jalinan
hubungan sosial yang luas dan lintas batas-batas primordial akan
membuka berbagai peluang bagi para pelakunya.