Berdasarkan pendapat di atas kinerja pegawai adalah prestasi kerja
atau hasil kerja (output) baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai pegawai dalam
persatuan periode waktu dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan tanggung
jawab yang diberikan kepadanya.
Menurut Robbins (1996:254) ada beberapa indikator tentang kinerja,
di antaranya :
1) Kuantitas kerja (Quantity of Work)
Kuantitas kerja merupakan jumlah yang dihasilkan, dinyatakan dalam istilah
seperti jumlah unit, jumlah siklus aktivitas yang di selesaikan pekerja, dan jumlah
aktivitas yang di hasilkan.
2) Kualitas kerja (Quantity of Work)
Kualitas kerja merupakan aktivitas mendekati sempurna dalam arti
menyesuaikan beberapa cara yang ideal dari penampilan aktivitas ataupun memenuhi
tujuan-tujuan yang diharapkan di suatu aktivitas.
3) Kehadiran, ketepatan waktu hadir, dan Kempuan Bekerja (Dependability)
Tingkat kehadiran seorang pekerja pada hari kerja.Sedangkan ketepatan waktu hadir
adalah kedisiplinan pekerja pada saat masuk kerja. Komitmen kerja merupakan
tingkat yang mana pekerja mempunyai komitmen kerja dengan kantor dan tanggung
jawab pekerjaan terhadap kantor.
4) Kinerja pegawai pada dasarnya di ukur sesuai dengan kepentingan organisasi,
sehingga indikator dalam pengukurannya di sesuaikan dengan kepentingan organisasi
itu sendiri.
