Dimensi modal sosial menurut Nahapiet dan Ghosal dalam Cendani dan
Tjahjaningsih (2015) yaitu struktural, kognitif dan relasional, selanjutnya lebih
rinci sebagai berikut:
- Dimensi Struktural
Dimensi struktural adalah pola hubungan-hubungan antara perilaku
jejaring dan dapat dianalisa dari pandangan ikatan jerjaring dan stabilitas
jejaring. Jejaring ikatan sosial pelaku menciptakan kesempatan bagi transaksi
modal sosial. Dimensi struktural modal sosial para karyawan
selalumelakukan tegur sapa, menjaga hubungan baik dan melibatkan diri pada
setiap kegiatan. - Dimensi Kognitif
Dimensi kognitif mempresentasikan sumber daya yang memberikan
makna dan pemahaman antar anggota jejaring. Dua sisi dari dimensi ini
saling berbagi kesamaan tujuan dan kultur antar anggota. Tujuan mewakili
tingkat di mana anggota jejaring berbagi pemahaman dan pendekatan yang
sama dalam pencapaian tindakan-tindakan dan hasil yang diinginkan jejaring.
Pegawai selalu menjaga kebersamaan, mempunyai pemahaman yang sama
tentang visi organisasi, mempunya pemahaman yang sama tentang perilaku
pimpinan dan terbiasa berbicara santai saat jam istirahat. - Dimensi Relasional
Dimensi relasional memfokuskan pada peran ikatan langsung antar
perilaku dan hasil interaksi rasional, sebagai lawan structural. Karyawan
membantu teman jika kesulitan, percaya teman kerja akan menepati janji dan
percaya dengan kemampuan rekan kerja
