Pengertian Kepemimpinan Transformasional


Sulistyawati et al., (2022) Kepemimpinan transformasional merupakan model kepemimpinan yang diyakini
efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Bab ini membahas penelitian teoritis tentang gaya
kepemimpinan transformasional dan dampak gaya kepemimpinan ini terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan.
Prasetiyo et al., (2020) Kepemimpinan transformasional didefinisikan sebagai gaya kepemimpinan yang mengutamakan
pengembangan visi, perubahan budaya dan perubahan organisasi. Kepemimpinan transformasional juga mencakup empat
dimensi utama, yaitu Pengaruh yang dianggap ideal, motivasi yang memberikan inspirasi, stimulasi intelektual, dan
pertimbangan individual..
Putra Widyatmika & Riana (2020)Idealized influence mengacu pada karakteristik kepemimpinan yang positif
dan kharismatik, seperti integritas, kepercayaan, dan moralitas. Inspirational motivation adalah kemampuan pemimpin
untuk memotivasi dan mempengaruhi karyawan melalui komunikasi yang efektif dan visi yang jelas. Intellectual
stimulation melibatkan pemimpin dalam merangsang pemikiran dan kreativitas karyawan, dan individualized
consideration mengacu pada kemampuan pemimpin untuk memperhatikan kebutuhan individual karyawan dan
memberikan dukungan.
Fransisco et al., (2023Gaya Kepemimpinan adalah serangkaian karakteristik yang digunakan oleh manajer
untuk mempengaruhi orang-orang dalam organisasi. bawahannya untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
Dapat juga dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah perilaku dan strategi yang disukai dan sering digunakan oleh
pemimpin. Manajer dituntut untuk memiliki kemampuan memimpin, membimbing, mengarahkan, mempengaruhi dan
memotivasi karyawan untuk bekerja sama guna mencapai tujuan perusahaan. Manajer dapat menciptakan kepuasan pada
karyawan yang dipimpinnya dan selalu memperhatikan semangat dan semangat kerja bawahannya. Manajer juga
memiliki peran dalam menciptakan interaksi kerja yang baik antara manajer dan bawahan, sehingga terbentuk hubungan
kerja yang harmonis dan saling mendukung. Ketika karyawan dibimbing dengan kepemimpinan transformasional,
mereka akan termotivasi untuk mencapai tujuan organisasi dan memenuhi kebutuhan mereka dengan tingkat yang lebih
tinggi. Sebagai hasilnya, penggunaan gaya kepemimpinan transformasional oleh manajer berdampak pada tingkat
kepuasan kerja karyawan. Karyawan akan meningkatkan motivasi mereka dan merasa puas dengan pekerjaan yang
mereka lakukan. (Adiwantari et al., 2019).
Supardi & Aulia Anshari (2022) Kepemimpinan adalah kemampuan untuk memengaruhi kelompok agar
mencapai tujuan bersama.. Kepemimpinan transformasional ini sebenarnya didefinisikan sebagai kepemimpinan sejati
karena kepemimpinan tersebut benar-benar bekerja menuju tujuan dengan memimpin organisasi menuju tujuan yang
belum pernah tercapai. Pemimpin sejati harus mampu mengarahkan organisasi ke arah yang baru Yukl (2010). Barao et
al., (2022) Kepemimpinan juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cara dan urutan pengambilan keputusan.
Pemimpin yang baik adalah yang tahu bagaimana membuat keputusan yang bijak tanpa merugikan anggotanya, sekaligus
memberikan dampak positif bagi kelangsungan organisasi yang dipimpinnya. Apalagi di era digitalisasi saat ini, dasar
pengambilan keputusan tentunya harus berdasarkan informasi yang konkrit dan terpercaya. Lapisan keputusan dalam
pengambilan keputusan berbasis data tentu lebih efektif dan berdampak besar pada pengambilan keputusan itu
sendiri.Pengambilan keputusan berbasis data mengacu pada pendekatan kewirausahaan, dan manajer menyambut
keputusan berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi (Rejikumar, Aswathy Asokan, dan Sreedharan, 2020).