Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan


Komitmen adalah derajat dimana karyawan percaya serta menerima nilainilai organisasi dan tujuan organisasi, dan keinginan untuk tetap bekerja
diperusahaan atau organisasi (Sopiah, 2016 : 67). Dengan adanya komitmen
organisasi terhadap perusahaan dimana karyawan bekerja, akan menghasilkan
kinerja yang tinggi dari karyawan yang dapat dijadikan dorongan bagi
karyawan dalam menyelesaikan kewajiban dan tugas yang diberikan sehingga
dapat terciptanya kinerja yang baik. Apabila kerja sama antar rekan kerja dan
ditunjang dengan komitmen terhadap organisasi diterapkan dengan baik maka
pelaksanaan pekerjaan akan berjalan dengan lancar, tetapi bila kerja sama
antar rekan kerja serta komitmen organisasi kurang, maka akan menjadi
sebaliknya. Luthas (dalam Triana Fitriastuti, 2016) mengartikan komitmen
organisasional merupakan sikap yang menunjukkan loyalitas karyawan dan
merupakan proses berkelanjutan seseorang dalam mengekspresikan perhatiannya
untuk kesuksesan organisasi. Rendahnya komitmen menimbulkan persoalan bagi
pihak organisasi, karena komitmen adalah “komoditas” mahal yang menentukan
keberhasilan organisasi tersebut. Komitmen yang rendah mencerminkan
kurangnya tanggung jawab seseorang dalam menjalankan tugasnya.
Menurut hasil dari penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh
Kardinah dan Cahyadi dalam jurnal riset manajemen dan bisnis pada Februari
(2019) dan telah dipublikasikan (www.sinta.ristekbrin.go.id) menjelaskan bahwa
komitmen organisasi sangat penting dan dapat mempengaruhi kinerja karyawan
yang baik, Komitmen tinggi yang dimiliki karyawan akan terikat secara
emosional (afektif), rasional (normatif), dan memiliki keinginan karir jangka
panjang (kontinuan), sehingga faktor-faktor tersebut yang dapat
meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.