Motivasi memberikan dorongan kepada pegawai sehingga membangkitkan
kekuatan semangat dan ketekunan dari dalam ataupun dari luar diri seorang pegawai
untuk mencapai sesuatu yang diinginkan (Daft, 2010). (Kasmir, 2016) menyatakan
jika pegawai memiliki dorongan yang kuat dari dalam dirinya atau dorongan dari luar
dirinya maka pegawai tersebut akan terdorong untuk melakukan sesuatu dengan baik.
Pegawai yang termotivasi akan memiliki semangat dalam melaksanakan pekerjaanya
dengan baik dan benar hal ini tentunya berpengaruh terhadap kinerja pegawai.
Motivasi yang rendah membuat pegawai memiliki kinerja yang rendah dan
sebaliknya motivasi yang tinggi akan membuat pegawai memiliki kinerja yang tinggi.
Motivasi perlu diberikan kepada pegawai agar pegawai memiliki semangat dalam
bekerja dan agar pegawai menyadari bahwa pekerjaan yang mereka lakukan sangat
berpengaruh terhadap pencapaian kinerja organisasi. Pada penelitian (Ainanur &
Tirtayasa, 2018) menyatakan pegawai yang telah termotivasi dengan baik akan
memiliki semangat dalam melakukan pekerjaannya sehingga kinerja mereka semakin
tinggi.
