Budaya Organisasi


Menurut Darojat (2015:04) Kata budaya (culture) berasal dari disiplin ilmu
Antropologi; dengan tokohnya killman, diartikan sebagai filsafah, ideologi, nilai –
nilai, anggapan, keyakinan harapan, sikap, dan norma yang dimiliki bersama dan
mengikat suatu masyarakat. Selanjutnya menurut Deal dan Kennedy (dalam
Darojat, 2015:09) budaya adalah pola terintegrasi dari perilaku manusia termasuk
pikiran, pembicaraan, tindakan, dan artifak serta tergantung pada kapasitas orang
untuk menyimak, dan meneruskan pengetahuan kepada generasi penerus.
Sedangkan pengertian dari organisasi menurut Ernawan (2012: 15) ialah
sesuatu yang abstrak, sulit dilihat tetapi bisa kita rasakan eksistensinya. Adapun
pendapat lainnya yang dikemukakan oleh Robbins (dalam Yasrie, 2013: 229)
organisasi merupakan kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan
sebuah batasan yang relatif dapat diindentifikasikan, secara terus menerus untuk
mencapai tujuan.