Manfaat penilaian kinerja


Manfaat penilaian kinerja yang baik adalah sebagai berikut: (a) menelusuri
kinerja terhadap harapan pelanggan, sehingga akan membawa perusahaan lebih dekat
pada pelanggannya dan membuat seluruh orang dalam organisasi terlihat dalam upaya
memberikan kepuasan kepada pelanggan; (b) memotivasi pegawai untuk melakukan
pelayanan sebagai bagian dari
Manfaat penilaian kinerja yang baik adalah sebagai berikut: (a) menelusuri
kinerja terhadap harapan pelanggan, sehingga akan membawa perusahaan lebih dekat
pada pelanggannya dan membuat seluruh orang dalam organisasi terlihat dalam upaya
memberikan kepuasan kepada pelanggan; (b) memotivasi pegawai untuk melakukan
pelayanan sebagai bagian dari mata rantai pelanggan dan pemasok internal; (c)
mengidentifikasi berbagai pemborosan sekaligus mendorong upaya-upaya pengurangan
terhadap pemborosan tersebut (reduction of waste); (d) membantu suatu tujuan strategis
yang biasanya masih kabur menjadi lebih konkrit, sehingga mempercepat proses
pembelajaran organisasi; dan (e) Membangun konsensus untuk melakukan suatu
perubahan dengan memberi “reward” atas perilaku yang diharapkan tersebut (Lynch
dan Cross dalam Sony Yuwono et al., 2007)
Mulyadi (1997) menyatakan manfaat penilaian kinerja manajemen yaitu: (a)
mengelola operasi organisasi secara efektif dan efisien melalui pemotivasian karyawan
secara maksimum; (b) membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan
karyawan, seperti promosi transfer dan pemberhentian; (c) mengidentifikasi kebutuhan
pelatihan dan pengembangan karyawan serta untuk menyediakan kriteria seleksi dan
evaluasi program pelatihan karyawan; (d) menyediakan umpan balik bagi karyawan
mengenai bagaimana atasan menilai kinerja karyawan; dan (e) menyediakan suatu
dasar bagi distribusi penghargaanmata rantai pelanggan dan pemasok internal; (c)
mengidentifikasi berbagai pemborosan sekaligus mendorong upaya-upaya pengurangan
terhadap pemborosan tersebut (reduction of waste); (d) membantu suatu tujuan strategis
yang biasanya masih kabur menjadi lebih konkrit, sehingga mempercepat proses
pembelajaran organisasi; dan (e) Membangun konsensus untuk melakukan suatu
perubahan dengan memberi “reward” atas perilaku yang diharapkan tersebut (Lynch
dan Cross dalam Sony Yuwono et al., 2007)
Mulyadi (1997) menyatakan manfaat penilaian kinerja manajemen yaitu: (a)
mengelola operasi organisasi secara efektif dan efisien melalui pemotivasian karyawan
secara maksimum; (b) membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan
karyawan, seperti promosi transfer dan pemberhentian; (c) mengidentifikasi kebutuhan
pelatihan dan pengembangan karyawan serta untuk menyediakan kriteria seleksi dan
evaluasi program pelatihan karyawan; (d) menyediakan umpan balik bagi karyawan
mengenai bagaimana atasan menilai kinerja karyawan; dan (e) menyediakan suatu
dasar bagi distribusi penghargaan