Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan
menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar. Menurut Buchari (2014 :
141) terdapat 8 tahap proses produk, yaitu :
- Penciptaan ide
Penciptaan ide ini dapat muncul dari berbagai cara. Misalnya perusahaan dapat
membentuk suatu tim ahli mendesain model baru, atau pengusaha mencari
informasi dari orang-orang dalam atau kelompok gugus kendali mutu. - Penyaringan ide
Ide yang sudah terkumpul, masih merupakan suatu brain storming (sumbang
saran) biasanya belum matang, dan ini perlu disaring mana yang mungkin
dikembangkan dan mana yang tidak. - Pengembangan dan pengujian konsep
Setelah ide disaring dilakukan pengembangan dan eksperimen. Kemudian
model produk baaru diperlihatkan kepada konsumen, sambil diadakan survey
pendapat konsumen terhadap produk baru tersebut. - Pengembangan strategi pemasaran
Dalam hal ini perusahaan mulai merencanakan strategi pemasaran produk
baru dengan memilih segmentasi pasar tertentu, beserta teknik promosi yang
digunakan. - Analisis usaha
Dilakukan dengan memperkirakan jumlah penjualan dibandingkan dengan
pembelian bahan baku, biaya produksi dan perkiraan laba. - Pengembangan produk
Dalam hal ini gagasan produk yang masih dalam rencana dikirim ke bagian
produksi untuk dibuat, dibuat merek, dan diberi kemasan yang menarik. - Marketing testing
Produk baru dipasarkan ke daerah segmen yang telah direncanakan, disini
akan diperoleh informasi yang sangat berharga tentang keadaan barang,
penyalur, permintaan potensial dan sebagainya. - Komersialisasi
Setelah perencanaan matang, dilaksanakan, dan diuji, maka akhirnya dibuat
produksi besar-besaran yanng membutuhkan modal investasi cukup besar.
