Perencanaan produk pada dasarnya proses menciptakan prouk dan
menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar Kotler dan Amstrong
(2001 : 346). Selain itu, pihak perusahaan haus memilliki strategi cadangan
apabila produk gagal dalam pemasarannya, termasuk ekstensi produk atau
perbaikan, distribusi, perubahan harga, dan promosi.
Kesuksesan ekonomi dari suatu perusahaan manufaktur bergantung pda
kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan memenuhi kebutuhan tersebut
dengan biaya yang rendah.
Hal ini bukan hanya tanggung jawab bagian pemasaran, bagian
manufkatur, atau bagian desain, melinkan juga tanggung jawab peusahaan yang
mellibatkan banyak fngsiyang ada diperusahaan.
Metode pengembangan produk berdasarkan permintaan atau persyaratan
serta spesifikasi produk oleh customer adalah metode yang cukup baik dengan
berbasis keinginan konsumen.
Sebaliknya, akan terjadi kemungknan produk tersebut tidak diteria oleh
konsumen menjadi lebih kecil ketika perrsyaratan serta spesifikai produk tidak
berbasis keinginan dari konsumen, tidak dapat terpenuhi.
