Pengendalian Mutu


Pengawasan dan pengendalian mutu merupakan faktor penting bagi suatu
perusahaan untuk menjaga konsistensi mutu produk yang akan dihasilkan pada
suatu pabrik pakan (Junais et al., 2010). Quality control merupakan bagian yang
penting dalam suatu pabrik pakan, karena nantinya akan berpengaruh pada pakan
yang dihasilkan. Quality control bertugas untuk menjamin mutu selama
penerimaan bahan baku hingga pengendalian mutu pada bagian produksi
(Muhandri dan Kardarisman, 2008). Citra mutu bahan maupun produk dari suatu
industri yang sesuai dengan standar mutu dapat ditegakkan melalui pengawasan
atau pemeriksaan mutu yaitu dengan memeriksa apakah segala sesuatu telah
berjalan sesuai dengan rencana, intruksi-instruksi yang dikeluarkan dan prinsip
yang dianut (Mukodingsih et al., 2015).
Pengawasan dan pengendalian mutu harus dilakukan sejak awal proses
produksi sampai saluran distribusi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen,
meningkatkan jaminan keamanan produk, mencegah banyaknya produk yang
rusak dan mencegah pemborosan biaya akibat kerugian yang dapat ditimbulkan
(Junais et al., 2010). Program pengawasan mutu yang baik adalah mencakup
pengawasan terhadap empat aspek, yaitu pengawasan kualitas bahan baku
(ingredient quality), kualitas produk akhir (finished feed quality), kandungan zat
anti nutrisi atau racun (control of toxic substances), dan kontrol terhadap proses
produksi (process control) (Khalil dan Suryahadi, 1997).