Pengendalian kualitas atau mutu merupakan bidang pekerjaan yang sangat
luas dan kompleks karena semua variabel yang mempengaruhi kualitas harus
diperhatikan (Nurholiq, dkk., 2019). Secara garis besar, kegiatan quality control
dapat dilakukan pada beberapa tahap sebagai berikut:
- Raw Material Quality Control
Dalam tahap ini bahan baku diperiksa mengikuti kriteria tertentu yang telah
disesuaikan kebutuhannya dsengan produk yang akan dibuat. Bahan baku yang
sesuai dengan spesifikasi akan diarahkan untuk menjalani proses lebih lanjut
sedangkan yang tidak sesuai dengan spesifikasi akan disingkirkan atau
dikembalikan kepada supplier. - Production Process Quality Control
Pengendalian kualitas dalam proses produksi dilakukan dengan tujuan
meminimalisir kegagalan pada setiap tahap produksi. Kegiatan pemeriksaan ini
dilakukan secara menyeluruh mulai dari keandalan mesin, kesiapan pekerja, dan
ketertiban alur kerja. - Finished Product Quality Control
Setelah produk selesai melalui seluruh tahap produksi, dilakukan pemeriksaan
ulang terhadap produk akhir untuk mengetahui apakah produk telah sesuai
dengan spesifikasi yang ditetapkan serta tidak terdapat cacat baik dari segi fisik
maupun fungsi ditemukan pada produk.
