Menurut Sofjan Assauri (1998:223), manfaat/keuntungan melakukan
pengendalian kualitas secara statistik adalah :
- Pengawasan (control), di mana penyelidikan yang diperlukan untuk dapat
menetapkan statistical control mengharuskan bahwa syarat-syarat kualitas
pada situasi itu dan kemampuan prosesnya telah dipelajari hingga mendetail.
Hal ini akan menghilangkan beberapa titik kesulitan tertentu, baik dalam
spesifikasi maupun dalam proses. - Pengerjaan kembali barang-barang yang telah scrap-rework. Dengan
dijalankan pengontrolan, maka dapat dicegah terjadinya penyimpangan
penyimpangan dalam proses. Sebelum terjadi hal-hal yang serius dan akan
diperoleh kesesuaian yang lebih baik antara kemampuan proses (process
capability) dengan spesifikasi, sehingga banyaknya barangbarang yang
diapkir (scrap) dapat dikurangi sekali. Dalam perusahaan sekarang ini, biayabiaya bahan sering kali mencapai 3 sampai 4 kali biaya buruh, sehingga
dengan perbaikan yang telah dilakukan dalam hal pemanfaatan bahan dapat
memberikan penghematan yang menguntungkan. - Biaya-biaya pemeriksaan, karena Statistical ProssesControl dilakukan dengan
jalan mengambil sampel-sampel dan mempergunakan samplingtechniques,
maka hanya sebagian saja dari hasil produksi yang perlu untuk diperiksa.
Akibatnya maka hal ini akan dapat menurunkan biaya-biaya pemeriksaaan.
