Definisi Sistem Manajemen Mutu


Sistem Manajemen Mutu, menurut (Gaspersz, 2008 dalam hatane
samuel, 2011) yaitu merupakan sekumpulan prosedur terdokumentasi dan
praktek-praktek standar untuk manajemen sistem yang bertujuan
menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa)
terhadap kebutuhan persyaratan tertentu yang ditentukan oleh pelanggan
dan organisasi. (Gaspersz, 2008 dalam hatane samuel, 2011) membagi
Sistem Manajemen Mutu menjadi dua macam, yaitu Sistem Manajemen
Mutu Informal dan Sistem Manajemen Mutu Formal.
Pada Sistem Manajemen Mutu Informal, setiap manajemen
perusahaan bebas untuk menyusun atau membangun model Sistem
Manajemen Mutu organisasi, tanpa perlu terikat kepada kriteria-kriteria
formal yang telah ditetapkan oleh institusi formal. Dengan demikian
berdasarkan pemahaman dan keyakinan pihak manajemen akan prinsipprinsip manajemen mutu yang akan diterapkan dalam organisasi,
kemudian disusun model sistem manajemen yang berlaku pada organisasi
itu. Berbeda dengan Sistem Manajemen Mutu Informal, Sistem
Manajemen Mutu Formal terikat kepada kriteria-kriteria formal yang telah
ditetapkan oleh institusi penyusun model sistem manajemen mutu itu
sendiri. Dengan demikian apabila manajemen suatu organisasi ingin
mengadopsi model Sistem Manajemen Mutu Formal dan ingin
memperoleh pengakuan bahwa organisasi itu telah berhasil menyusun
model Sistem Manajemen Mutu Formal, maka manajemen organisasi
harus bisa membuktikan kepada institusi formal yang menilai kelayakan
penerapan model Sistem Manajemen Mutu Formal itu, untuk mendapatkan
award atau penghargaan.
Sistem Manajemen Mutu Formal biasanya terdiri dari sebuah
kerangka kerja yang memiliki nilai-nilai inti serta prinsip-prinsip
keunggulan. Prinsip-prinsip ini merupakan landasan untuk membangun
kerangka kerja, yang terdiri dari sejumlah penilaian kriteria dan item.
Sistem Manajemen Mutu Formal ada yang berlaku secara nasional
(di suatu negara), regional, dan internasional. Sistem manajemen mutu
formal yang berlaku secara nasional menurut (Miguel, 2005) mula-mula
dikembangkan di Australia, Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat,
masing-masing berupa, Australian Business Excellence Award (ABEA),
Canadian Quality Award (CQA), Deming Prize (DP), dan Malcolm
Baldrige National Quality Award (MBNQA). Sistem manajemen mutu
formal, yang berlaku secara regional adalah Asia Pasifik Quality Award
(APQA), Iberoamerican Quality Award (IQA), dan European Quality
Award (EQA). Sedangkan sistem manajemen mutu yang diakui secara
internasional menurut Gaspersz (2008) adalah ISO.