Elemen Pendukung dalam Total Quality Management (TQM)


Menurut Nasution dalam Ibrahim dan Rusdiana (2021), elemen
pendukung yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan
    Manajer senior harus menuntun guna mencapai tujuan dengan cara
    memberikan arahan secara tepat, menggunakan data untuk mengetahui
    siapa saja yang telah menerapkan Total Quality Management. Ketika
    perusahaan memutuskan untuk menerapkan Total Quality
    Management dalam proses manajemen, peranan manajer senior sangat
    berpengaruh sebagai penasihat maupun pimpinan.
  2. Pendidikan dan Pelatihan
    Keterampilan berhubungan dengan kebutuhan dari pelanggan. Hal ini
    dapat tercapai dengan melatih dan mendidik karyawan, memberikan
    informasi guna memperbaiki kualitas serta memecahakan
    permasalahan yang ada.
  3. Struktur Pendukung
    Manajer senior membutuhkan dorongan dalam membuat perubahan
    yang perlu dilakukan untuk strategi dalam pencapaian kualitas.
    Dukungan sejenis ini bisa saja diperoleh dari luar melalui konsultan,
    namun lebih baik bila didapatkan langsung dari dalam organisasi.
  4. Komunikasi
    Komunikasi yang dilakukan perlu dilakukan dengan cara yang
    berbeda-beda. Hal ini dilakukan untuk memudahkan berkomunikasi
    kepada semua karyawan mengenai komitmen dalam melakukan
    perubahan guna memperbaiki kualitas. Contohnya, manajer bertemu
    dengan karyawan untuk memberikan informasi dan menjawab
    pertanyaan yang diberikan oleh karyawan.
  5. Ganjaran dan Pengakuan
    Tim individu yang berhasil menerapkan proses dari Total Quality
    Management perlu diakui dan diberi ganjaran, sehingga karyawan
    yang lain mengetahui apa yang diinginkan oleh organisasi tersebut.
  6. Pengukuran
    Menggunakan data dari hasil pengukuran sangat penting untuk
    menetapkan proses manajemen. Sederhananya, pendapat diganti
    dengan data dan tiap orang perlu diberitahukan yang penting bukan
    yang dipikirkan melainkan yang diketahui berdasarkan data. Dalam
    penggunaan data, kepuasan dari pelanggan diukur untuk menentukan
    seberapa banyak yang diketahui bahwa kebutuhan mereka telah
    dipenuhi