Menurut Nasution dalam Ibrahim dan Rusdiana (2021), elemen
pendukung yang dimaksud adalah sebagai berikut:
- Kepemimpinan
Manajer senior harus menuntun guna mencapai tujuan dengan cara
memberikan arahan secara tepat, menggunakan data untuk mengetahui
siapa saja yang telah menerapkan Total Quality Management. Ketika
perusahaan memutuskan untuk menerapkan Total Quality
Management dalam proses manajemen, peranan manajer senior sangat
berpengaruh sebagai penasihat maupun pimpinan. - Pendidikan dan Pelatihan
Keterampilan berhubungan dengan kebutuhan dari pelanggan. Hal ini
dapat tercapai dengan melatih dan mendidik karyawan, memberikan
informasi guna memperbaiki kualitas serta memecahakan
permasalahan yang ada. - Struktur Pendukung
Manajer senior membutuhkan dorongan dalam membuat perubahan
yang perlu dilakukan untuk strategi dalam pencapaian kualitas.
Dukungan sejenis ini bisa saja diperoleh dari luar melalui konsultan,
namun lebih baik bila didapatkan langsung dari dalam organisasi. - Komunikasi
Komunikasi yang dilakukan perlu dilakukan dengan cara yang
berbeda-beda. Hal ini dilakukan untuk memudahkan berkomunikasi
kepada semua karyawan mengenai komitmen dalam melakukan
perubahan guna memperbaiki kualitas. Contohnya, manajer bertemu
dengan karyawan untuk memberikan informasi dan menjawab
pertanyaan yang diberikan oleh karyawan. - Ganjaran dan Pengakuan
Tim individu yang berhasil menerapkan proses dari Total Quality
Management perlu diakui dan diberi ganjaran, sehingga karyawan
yang lain mengetahui apa yang diinginkan oleh organisasi tersebut. - Pengukuran
Menggunakan data dari hasil pengukuran sangat penting untuk
menetapkan proses manajemen. Sederhananya, pendapat diganti
dengan data dan tiap orang perlu diberitahukan yang penting bukan
yang dipikirkan melainkan yang diketahui berdasarkan data. Dalam
penggunaan data, kepuasan dari pelanggan diukur untuk menentukan
seberapa banyak yang diketahui bahwa kebutuhan mereka telah
dipenuhi
