Produktivitas menurut Sutrisno dalam Sudirman
Manik & Nova diartikan sebagai hubungan antara input
dan output. Produktivitas yaitu suatu ukuran efisiensi
produksi. Input biasanya dibatasi oleh tenaga kerja
sedangkan output diukur dalam kesatuan fisik, bentuk dan
nilai.27
Mulyadi menjelaskan Produktivitas dalam Laura
bahwa hasil kerja dari input dan output karyawan dan
kemudian membandingkannya. Karyawan dengan hasil
kerja yang tinggi tetapi produktivitasnya belum tentu
meningkat. Jika karyawan dapat menghasilkan output
sesuai target dalam jangka waktu yang efektif dan efektif,
maka dapat dikatakan produktif. Pegawai yang produktif
akan memberikan keuntungan bagi perusahaan untuk
mencapai tujuannya, karena pegawai melakukan pekerjaan
dengan baik.28
Triton P. B mendefinisikan dalam Roni Faslah &
Meghar bahwa Produktivitas kerja adalah membandingkan
hasil yang diperoleh dengan total sumber daya yang
digunakan atau membandingkan produksi (output) dengan
sumber daya yang digunakan (input). Oleh karena itu,
produktivitas adalah ukuran hubungan antara kualitas dan kuantitas input (tenaga kerja, modularitas, sumber daya
alam, energi, dll.) dan output (barang dan jasa).29
Secara teknis, produktivitas adalah rasio antara hasil
yang dicapai dan semua sumber daya yang digunakan dan
produktivitas tenaga kerja adalah perbandingan antara hasil
yang dicapai dan pasar tenaga kerja per satuan waktu dan
digunakan sebagai ukuran apakah sedang dalam proses
peningkatan produktivitas. Ukuran perluasan dan aktivitas
sikap penggunaan sumber daya. Bandingkan jumlah yang
diproduksi dengan setiap sumber yang digunakan. Padahal
menurut pandangan filosofis Sunyoto dalam Sutrisno,
produktivitas adalah sikap mental yang selalu berusaha,
dan percaya bahwa kehidupan hari ini lebih baik dari
kemarin, dan kehidupan esok hari lebih baik dari hari ini
