Terdapat tiga indikator untuk mengevaluasi kinerja, yaitu (Koopmans, et al.,
2014) :
1. Task performance (Kinerja tugas)
Task performance mengacu pada kemahiran karyawan dalam melakukan
tugas-tugas pekerjaan utama.
2. Contextual performance (Kinerja kontekstual)
Contextual performance mengacu pada perilaku karyawan yang mendukung
lingkungan organisasi, sosial, dan psikologis dimana tugas-tugas pekerjaan
utama dilakukan.
3. Counterproductive work behavior (Perilaku kerja kontraproduktif)
Counterproductive work behavior mengacu pada perilaku yang berbahaya
bagi kesejahteraan organisasi.
