Menurut Barrington dan Troske (dalam Shrestha dan Parajuli, 2021) dan
Algahtani (2013) banyak pekerja tua yang aktif dan terampil, sama seperti pekerja
muda. Williams dan O’Reilly (dalam Rizwan et al., 2016) berpendapat bahwa
kelompok usia karyawan yang heterogen akan lebih produktif daripada kelompok
usia karyawan yang homogen. Menurut Gitonga (2016), keragaman usia dapat
memengaruhi kinerja karyawan.
