Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat diperlukan, terlebih di era
sekarang ini di mana isu mengenai keragaman karyawan menjadi sangat
berkembang. Menurut (Hatul, 2017) manajemen sumber daya manusia adalah
proses serta upaya untuk merekrut, mengembangkan, memotivasi, serta
mengevaluasi keseluruhan sumber daya manusia yang diperlukan perusahaan
dalam mencapai tujuannya. Pengertian ini mencakup, mulai dari memilih karyawan
yang memiliki kualifikasi dan pantas menempati posisi dalam perusahaan hingga
mempertahankan, meningkatkan, bahkan mengembangkan kualifikasi tersebut dari
waktu ke waktu.
Menurut Priyono & Maris, (2008) manajemen sumber daya manusia
memiliki 5 fungsi utama :
a. Perencanaan : Perencanaan tenaga kerja jangka panjang atau pendek dan
analisis jabatan untuk menentukan tugas.
b. Staffing : Rekrutmen dan seleksi.
c. Penilaian kinerja : Penilaian dan evaluasi kinerja karyawan.
d. Perbaikan kualitas dan lingkungan kerja : Menentukan dan merancang
program pelatihan dan pengembangan SDM, memperbaiki kualitas
lingkungan kerja dan kondisi kerja.
e. Pencapaian efektivitas hubungan kerja : Mengakui hak-hak karyawan,
menetapkan prosedur keluhan dari karyawan, melakukan penelitian tentang
kegiatan manajemen sumber daya manusia.
Salah satu aspek SDM yang paling penting adalah mempertahankan
karyawan. Sebuah organisasi harus dapat membuat lingkungan kerja yang baik,
agar karyawan tidak memiliki niat untuk keluar. Salah satu faktor yang dapat
membuat karyawan tetap bertahan adalah penerapan manajemen keragaman dalam
organisasi tersebut (Hatul, 2017). Manajemen keragaman dapat diterapkan dalam
pengelolaan sumber daya manusia, salah satunya aspeknya adalah mengembangkan
dan mempertahankan karyawan