(Phillips & Gully, 2012) mengungkapkan bahwa keragaman memiliki
hambatan, berupa:
1) The like me bias
Kecenderungan kebanyakan orang untuk bergaul dengan orang lain
yang memiliki persepsi atau yang mirip seperti dirinya dan menghindari
orang tidak mirip seperti dirinya.
2) Stereotypes
Pemikiran tentang suatu individu atau kelompok dan menganggap yang
berhubungan dengan hal tersebut akan berperilaku yang sama.
3) Prasangka (Prejustice)
Prasangka antara satu dengan lainnya mengakibatkan suatu kefanatikan
langsung tanpa alasan atau tidak bisa bertoleransi dengan grup lainnya.
4) Perceived Threat of Loss
Hal ini diartikan sebagai ancaman sesuatu merugikan akan datang yang
mengakibatkan orang tersebut secara naluri melindungi posisinya
sendiri dan tidak ada rasa keinginan untuk membantu karyawan
minoritas lain, merekrut karyawan beragam untuk suatu posisi, dan
inisiatif mendukung keragaman.
5) Ethnocentrism
Suatu keyakinan di mana apa pun budaya, bahasa, negara asal, budaya,
dan lainnya sendiri dianggap lebih unggul dari lainnya.
6) Ketidaksetaraan Akses dalam Jaringan Organisasi Ketidaksetaraan hal
tersebut memengaruhi sharing pengetahuan, aksesibilitas sumber daya,
dan peluang kerja.
7) Privilege (Harvey & Allard, 2008)
Sesuatu keuntungan yang diperoleh dengan tidak butuh pencapaian
(seperti kekuatan sosial).
