Menurut Daft (2007) manajemen sumber daya manusia adalah
pencapaian tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian sumber daya
organisasi. Manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan
sumber daya manusia di dalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsifungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pelatihan
dan pengembangan, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan
dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial (Marwansyah, 2010).
Mangkunegara (2000) menjelaskan manajemen sumber daya manusia
adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan
terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian,
pemeliharaan dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan
organisasi. Keberhasilan suatu perusahaan tidak terlepas dari kontribusi
utama sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang ada dalam
organisasi perlu dikelola secara lebih efektif dan efisien. Aspek-aspek dalam
pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia juga perlu diperhatikan.
Apabila perusahaan memberikan pemenuhan kebutuhan karyawan dengan
baik, maka akan meningkatkan kinerja karyawan, yang juga berdampak
pada sikap karyawan dalam lingkungan organisasi.
Menurut Ticoalu (2014) manajemen mempunyai lima fungsi utama
sebagai berikut:
a. Perencanaan (planning)
b. Pengorganisasian (organizing)
c. Kepegawaian (staffing)
d. Pemotivasian (motivating)
e. Pengawasan (controlling)
Berdasarkan definisi di atas, maka dapat disimpulkan manajemen
sumber daya manusia merupakan serangkaian proses atau aktivitas-aktivitas
yang meliputi pengaturan, pengelolaan, pengurusan dengan memanfaatkan
sumber daya manusia yang ada dalam organisasi demi tercapainya sasaran
atau tujuan organisasi.
