Signaling Theory

Signaling Theory mengemukakan tentang bagaimana seharusnya
sebuah perusahaan memberikan sinyal kepada pengguna laporan
keuangan. Sinyal ini berupa informasi mengenai apa yang sudah
dilakukan oleh manajemen untuk merealisasikan keinginan pemilik.
Sinyal yang diberikan oleh perusahaan dapat berupa promosi atau
informasi lain yang menyatakan bahwa perusahaan tersebut lebih baik
daripada perusahaan lain (Srimindarti dan Puspitasari, 2014).
Integritas informasi laporan keuangan merupakan sinyal positif
yang dapat mempengaruhi persepsi investor dan kreditor atau pihakpihak lain yang berkepentingan. Signaling theory menjelaskan
mengapa perusahaan mempunyai dorongan untuk memberikan
informasi laporan keuangan pada pihak eksternal karena terdapat
asimetri informasi (Asymmetri Information) antara perusahaan dan
pihak luar. Perusahaan dapat mengurangi asimetri informasi dengan
memberikan sinyal pada pihak luar, berupa laporan keuangan yang
dapat dipercaya dan akan mengurangi ketidakpastian mengenai
prospek perusahaan yang akan datang Wolk et al. (2000) dalam
Jama’an (2008) (Srimindarti dan Puspitasari, 2014).