Laporan keuangan adalah media yang memberikan informasi
penting bagi investor, calon investor, kreditor, maupun pihak yang
bersangkutan sebagai bahan evaluasi dalam pengambilan keputusan.
Komponen laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba/rugi dan
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, laporan arus
kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Menurut (Martini, Siregar, Wardhani , Farahmita, & Tanujaya,
2012) karakteristik kualitatif laporan keuangan, terdiri atas:
a. Dapat Dipahami
Kualitas penting informasi dalam laporan keuangan merupakan
kemudahan untuk bisa dipahami oleh pengguna. Pengguna mempunyai
pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis,
akuntansi, serta kemauan untuk mempelajari informasi dengan ketekunan
yang wajar.
b. Relevan
Informasi harus relevan guna memenuhi kebutuhan pengguna
dalam proses pengambilan keputusan. Informasi mempunyai kualitas
relevan apabila bisa mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna, dengan
membantu mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, dan masa depan.
c. Keandalan
Informasi juga harus andal (reliable). Informasi memiliki kualitas
yang andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan
material, dan bisa diandalkan penggunaannya yang seharusnya disajikan
secara wajar.
d. Dapat Dibandingkan
Pengguna harus bisa membandingkan laporan keuangan
perusahaan antar periode untuk mengidentifikasikan kecenderungan
(trend) posisi dan kinerja keuangan. Pengguna juga harus bisa
membandingkan laporan keuangan antar perusahaan untuk mengevaluasi
posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan secara relatif.
