Setelah dilakukan perhitungan terhadap fungsi determinan model Altman,
langkah selanjutnya yang digunakan dalam memprediksi financial distress atau
kesulitan keuangan dalam perusahaan adalah melakukan cut-off atau batas
pengambilan keputusan pada model Altman tersebut.
Cut-off digunakan untuk menginterprestasikan nilai Z-score serta untuk
mengetahui posisi atau kondisi keuangan suatu perusahaan setelah dilakukan
estimasi tehadap fungsi determinan model Altman.
Cut-off atau batas untuk pengambilan keputusan kesimpulan model Altman
dalam Nugroho (2016) tersebut dapat dilihat dalam tabel berikut ini:
Cut-off Model Altman
Batasan Model Listed Companies
Batas tidak bangkrut >2,99
Batas bangkrut <1,81
Wilaya abu-abu (grey area) 1,81-2,99
Keterangan:
a. Z-Score > 2,99 artinya bahwa perusahaan memiliki kondisi yang sehat dan
tidak mengalami financial distress.
b. Z-Score < 1,81 artinya bahwa perusahaan memiliki peluang mengalami
financial distress yang sangat besar dan peluang besar menghadapi
kebangkrutan.
c. 1,81 < Z-Score < 2,99 artinya bahwa perusahaan memiliki peluang mengalami
kebangkrutan tetapi peluang terselamatkan dan peluang bangkrut sama
besarnya, tergantung dari pengalaman pihak manajemen dalam mengelola
perusahaan. (Kurniawati dan Kholis, 2016)
