Fasilitas Pelabuhan

Faktor fasilitas biasanya merupakan suatu faktor yang sangat menunjang
dalam usaha perusahaan memasarkan produk kepada konsumen pengguna barang
ataupun jasa. Adapun definisi fasilitas adalah segala hal yang dapat memudahkan
suatu produk untuk dipasarkan.Menurut Philip Kotler (2015). Fasilitas juga dapat
diartikan sebagai suatu bentuk pembelian manfaat dai perusahaan kepada
konsumen pengguna yang diberikan atas dasar pembayaran sejumlah uang.
Dengan kata lain, pada perusahaan jasa, fasilitas yang disediakan berupa alat-alat
yang dapat menunjang dalam memberikan pelayanan yang memuaskan bagi
konsumen.
Fasilitas biasa lainnya dipengaruhi oleh tingkat pelayanan,yang artinya
kenaikan atau penambahan fasilitas dalam suatu perusahaan akan menyebabkan
meningkatnya pelayanan. Fasilitas yang memadai dan lengkap merupakan suatu
daya tarik tersendiri bagi konsumen dalam menentukan pilihannya atau dalam
mengambil keputusan terhadap penggunaan suatu produk.Dan sebaliknya fasilitas
yang memadai yang tidak disesuaikan dengan pelayanan, mendorong ke arah
kegagalan perusahaan karena konsumen dapat mengurungkan niatnya untuk
membeli produk yang ditawarkan perusahaan.Fasilitas merupakan segala sesuatu
yang memudahkan konsumen dalam menggunakan jasa perusahaan tersebut.
Fasilitas merupakan segala sesuatu yang memudahkan konsumen dalam
usaha yang bergerak di bidang jasa, maka segala fasilitas yang ada yaitu kondisi
fasilitas, kelengkapan, desain interior, dan eksterior serta kebersihan fasilitas
harus diperhatikan terutama yang berkaitan erat dengan apa yang dirasakan atau
didapat konsumen secara langsung.Pelanggan memang harus dipuaskan, sebab
kalau tidak puas akan meninggalkan perusahaan dan menjadi pelanggan pesaing.
Hal ini akan menjadikan penurunan penjualan dan pada gilirannya akan
menurunkan pendapatan perusahaan. Sedangkan menurut Kotler (2015)
mendefinisikan fasilitas yaitu segala sesuatu yang bersifat peralatan fisik dan
disediakan oleh pihak penjual jasa untuk mendukung kenyamanan konsumen.
Menurut Tjiptono (2016) desain dan tata letak fasilitas jasa erat kaitannya
dengan pembentukan presepsi pelanggan.Sejumlah tipe jasa, presepsi yang
terbentuk dari interaksi antara pelanggan dengan fasilitas berpengaruh terhadap
kualitas jasa tersebut di mata pelanggan. Faktor-faktor yang berpengaruh
signifikan terhadap desain fasilitas jasa adalah sebagai berikut:
1. Sifat dan tujuan organisasi.
Sifat suatu jasa sering kali menentukan berbagai persyaratan desainnya.
Sebagai contoh desain rumah sakit perlu mempertimbangkan ventilasi yang
memadai, ruang peralatan medis yang representatif, ruang tunggu pasien yang
nyaman, kamar pasien yang bersih.Desain fasilitas yang baik dapat memberikan
beberapa manfaat, diantaranya perusahaan mudah dikenali dan desain interior bisa
menjadi ciri khas atau petunjuk mengenai sifat jasa didalamnya.
2. Ketersediaan tanah dan kebutuhan akan ruang atau tempat.
Setiap perusahaan jasa membutuhkan lokasi fisik untuk mendirikan
fasilitas jasanya. Dalam menentukan lokasi fisik diperlukan beberapa faktor yaitu
kemampuan finansial, peraturan pemerintah berkaitan dengan kepemilikan tanah
dan pembebasan tanah, dan lain – lain.
3. Fleksibilitas
Fleksibilitas desain sangat dibutuhkan apabila volume permintaan sering
berfluktuasi dan jika spesifikasi jasa cepat berkembang, sehingga resiko keuangan
relatif besar. Kedua kondisi ini menyebabkan fasilitas jasa harus dapat disesuaikan
dengan kemungkinan perkembangan di masa datang.
4.Faktor estetis.
Fasilitas jasa yang tertata rapi, menarik akan dapat meningkatkan sikap
positif pelanggan terhadap suatu jasa, selain itu aspek karyawan terhadap
pekerjaan dan motivasi kerjanya juga meningkat. Aspek-aspek yang perlu ditata
meliputi berbagai aspek. Misalnya tinggi langit–langit bangunan, lokasi jendela
dan pintu, bentuk pintu yang beraneka ragam, dan dekorasi interior.
5.Masyarakat dan lingkungan sekitar.
Masyarakat (terutama masalah sosial dan lingkungan hidup) dan
lingkungan disekitar fasilitas jasa memainkan peranan penting dan berpengaruh
besar terhadap perusahaan. Apabila perusahaan tidak mempertimbangkan faktor
ini, maka kelangsungan hidup perusahaan bisa terancam.
6.Biaya kontruksi dan operasi.
Kedua jenis biaya ini dipengaruhi desain fasilitas.Biaya kontruksi
dipengaruhi oleh jumlah dan jenis bangunan yang digunakan.Biaya operasi
dipengaruhi oleh kebutuhan energi ruangan, yang berkaitan dengan perubahan
suhu