Indikator Desain Produk

Menurut Kotler (2005:131-138) terdapat 7 indikator desain produk yaitu :
1. Ciri-ciri
Ciri-ciri adalah karakteristik yang mendukung fungsi dasar
produk Sebagian besar produk dapat ditawarkan dengan beberapa ciri-
ciri. Ciri-ciri produk merupakan alat kompetitif untuk produk
perusahaan yang terdiferensiasi. Beberapa perusahaan sangat inovatif
dalam penambahan ciri-ciri baru ke produknya. Pengenalan ciri-ciri
baru dinilai merupakan satu dari cara-cara yang sangat efektif dalam
persaingan.
2. Kinerja
Kinerja mengacu kepada tingkat karakteristik utama produk pada
saat beroperasi. Pembeli produk-produk mahal biasanya
membandingkan kinerja (kenampakan/prestasi) dari merek-merek
yang berbeda. Para pembeli biasanya rela membayar lebih untuk
kinerja yang lebih baik sepanjang lebihnya harga tidak melebihi nilai
yang dirasakan.
3. Mutu Kesesuaian
Yang dimaksud dengan penyesuaian adalah tingkat dimana
desain produk dan karekteristik operasinya mendekati standar sasaran.
Mutu kesesuaian adalah tingkat kesesuaian dan pemenuhan semua unit
yang diproduksi terhadap spesifikasi sasaran yang dijanjikan. Hal ini
disebut konformansi karena spesifikasinya.
4. Tahan Lama (Durability)
Daya tahan merupakan ukuran waktu operasi yang diharapkan
dari suatu produk tertentu. Sebagai contoh, Volvo mengiklankan
mobilnya sebagai mobil yang mempunyai waktu pakai tertinggi untuk
menjustifikasi harganya yang lebih tinggi. Pembeli bersedia membayar
lebih untuk produk yang lebih tahan lama.
5. Tahan Uji (Reliabilitas)
Reliabilitas adalah ukuran kemungkinan bahwa suatu produk
tidak akan berfungsi salah atau rusak dalam suatu periode waktu
tertentu. Pembeli rela membayar lebih untuk produk-produk dengan
reputasi reliabilitas yang lebih tinggi. Mereka ingin menghindari biaya
karena kerusakan dan waktu untuk reparasi.
6. Kemudahan Perbaikan (Repairability)
Kemudahan perbaikan adalah suatu ukuran kemudahan
perbaikan suatu produk yag mengalami kegagalan fungsi atau
kerusakan-kerusakan. Kemudahan perbaikan ideal akan ada jika
pemakai dapat memperbaiki produk tersebut dengan biaya murah atau
tanpa biaya dan tanpa memakan waktu terlalu lama.
7. Model (Style)
Model menggambarkan seberapa jauh suatu produk tampak dan
berkenan bagi konsumen. Model memberi keunggulan ciri kekhususan
produk yang sulit untuk ditiru.