Ada dua jenis word of mouth, yaitu organic word of mouth dan Amplified
Word Of Mouth menurut Word Of Mouth Marketing Association (WOMMA)
sebagai berikut:
a. Organic Word Of Mouth
Organic word of mouth adalah WOM yang terjadi secara alami,
orang merasa puas pada sebuah produk akan membagikan antusiasme
konsumen. Schifman dan Kanuk, mengemukakan bahwa komunikasi tidak
hanya menghubungkan konsumen dengan produsen tetapi juga
menghubungkan konsumen dengan lingkungan sosialnya, yaitu komunikasi
pemasaran yang berasal dari perusahaan dan yang berasal dari konsumen.
Aktifitas yang dapat meningkatkan organic word of mouth,
meliputi:
1) berfokus pada keputusan pelanggan
2) meningkatkan kualitas produk dan kegunaan
3) menanggapi keprihatinan dan kritik
4) membuka dialog dan mendengarkan orang
5) produktif loyalitas pelanggan
b. Amplified Word Of Mouth
Amplified word of mouth adalah WOM yang terjadi karena didesain
oleh perusahaan. Amplified word of mouth dilakukan ketika perusahaan
melakukan kampanye yang dirancang untuk mendorong atau mempercepat
penyampaian word of mouth kepada konsumen. Perusahaan berusaha
menginformasikan produknya kepada masyarakat sehingga masyarakat
nantinya mengenal dan kemudian membeli produk perusahaan tersebut.
Aktifitas yang dapat memperkuat amplified word of mouth,
meliputi:
1) Menciptakan komunikasi
2) Mengembangkan alat-alat yang mungkin orang untuk berbagai
pendapat mereka
3) Pemberian saran dan penyebaran informasi untuk secara aktif
mempromosikan produk
4) Memberikan pendukung informasi yang orang dapat berbagi
5) Menggunakan publisitas yang dirancang untuk menciptakan buzz atau
memulai percakapan
6) Meneliti dan pelacakan percakapan online
