Menurut Suryana (2014:22) aspek kepribadian seperti jiwa, watak, sikap,
dan perilaku seseorang merupakan cirri-ciri umum kewirausahaan. Ciri-ciri
tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator sebagai berikut (Suryana 2014:22) :
1. Penuh percaya diri
Penuh keyakinan, optimis, berkomitmen, disiplin, dan bertanggung
jawab.
2. Memiliki inisiatif
Penuh energi, cekatan dalam bertindak, dan aktif.
3. Memiliki motif berprestasi
Berorientasi pada hasil dan wawasan ke depan.
4. Memiliki Jiwa kepemimpinan.
15
Berani tampil beda, dapat dipercaya, dan tangguh dalam bertindak.
5. Berani mengambil risiko
Wirausahawan mengambil risiko yang tentunya penuh dengan
perhitungan, oleh karena itu seorang wirausahawan menyukai
tantangan.
Sedangkan menurut M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993:6-
7) dalam Suryana (2014:23) terdapat delapan karakterisitik kewirausahaan yang
meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Rasa tanggung jawab (desire for responsibility)
Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha yang dilakukannya.
Seseorang yang memiliki rasa tanggung jawab akan selalu
berkomitmen dan wawas diri.
2. Memilih risiko yang moderat (prefer for moderate risk)
Lebih memilih risiko yang moderat, yang artinya wirausahawan selalu
menghindari risiko, baik yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi.
3. Percaya diri terhadap kemampuan sendiri (confidence in their ability to
success)
Memiliki kepercayaan diri atas kemampuan yang dimilikinya untuk
memperoleh kesuksesan.
4. Menghendaki umpan balik segera (desire for immediate feedback)
Selalu menghendaki adanya umpan balik dengan segera, ingin cepat
berhasil.
5. Semangat dan kerja keras (high level of energy)
Memiliki semangat dan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya
demi masa depan yang lebih baik.
6. Berorientasi kedepan (future orientation)
Berorientasi masa depan dan memiliki perspektif dan wawasan jauh
kedepan.
7. Memiliki keterampilan berorganisasi (skill at organizing)
Memiliki keterampilan dan mengorganisasikan sumber daya untuk
menciptakan nilai tambah
