Definisi Motivasi Kerja

Motif sering diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga
tersebut merupakan gerak jiwa dan jasmani untuk berbuat. Sehingga motif
tersebut merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk
bertingkah laku, dan di dalam perbuatannya itu mempunyai tujuan tertentu
(As’ad, 2004:45). Wexley dan Yukl seperti dikutip As’ad (2004:45)
mendefinisikan motivasi kerja sebagai “The process by which behavior is
energized and directed”. As’ad (2004:45) mendefinisikan motivasi kerja sebagai
“sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja”. Robbins (2004:55)
mendefinisikan motivasi kerja sebagai “keinginan untuk melakukan sesuatu dan
menentukan kemampuan bertindak untuk memuaskan kebutuhan individu”.
Berdasarkan ketiga definisi motivasi di atas maka dapat disimpulkan
bahwa motivasi kerja merupakan suatu dorongan dari dalam diri masing-masing
individu untuk melakukan suatu kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya.
Motivasi dalam konteks organisasi adalah keadaan dalam pribadi
seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melalukan kegiatan-kegiatan
tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi yang ada pada seseorang akan
mewujudkan suatu perilaku yang diarahkan pada tujuan mencapai sasaran
kepuasan. Jadi motivasi bukanlah sesuatu yang dapat diamati, tetapi adalah hal
yang dapat disimpulkan adanya karena sesuatu perilaku yang tampak
(Reksohadiprodjo dan Handoko, 1997:252).