Permodelan Vector Error Correction Model (VECM)

Setelah panjang lag diketahui, maka model VECM dapat dibuat. Model VECM digunakan dalam model VAR non struktural apabila data time series tidak stasioner pada level, namun stasioner pada diferensinya serta terkointegrasi sehingga mennunjukkan adanya hubungan teoritis antar variabel. Adapun model VECM dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, mengacu pada model yang disusun oleh Poluakan (2010).

  1. Persamaan Produksi CPO

CPROt = α0 + Σ p i=1 α1 CPROt-1 + Σ p i=1 α2 CAREt-1……………………… (3.13)

  1. Persamaan Ekspor CPO

CEXPt = α0 + Σ p i=1 α1 CEXPt-1 + Σ p i=1 α2 CEXRt-1 + Σ p i=1 α3 CPRIt-1…..

…………………………………………………………………………………………………….. (3.14)

VECM membatasi hubungan jangka panjang variabel yang akan berkonvergensi tetapi masih mempertahankan perubahan yang dinamis pada hubungan jangka pendek. Kointegrasi jenis ini dikenal sebagai koreksi kesalahan (error correction). Koreksi kesalahan berarti sebagian dari hubungan jangka pendek menyesuaikan koreksinya kepada deviasi keseimbangan hubungan jangka panjang.