Bagaimana budaya perusahaan terbentuk perlu kiranya untuk diketahui bagaimana budaya perusahaan dapat membantu karyawan dalam usaha memahami budaya perusahaan tempat karyawan bekerja. Menurut Atmosoeprapto (dalam Moeljono, 2001), ada lima faktor pembentuk budaya organisasi, yaitu : a.lingkungan usaha yaitu lingkungan dimana perusahaan atau organisasi tersebut beroperasi, b.nilai-nilai yang merupakan konsep dasar dan keyakinan suatu organisasi,
c.panutan atau teladan, dimana orang-orang yang menjadi panutan atau teladan bagi karyawan yang lain karena keberhasilan, d.ritual, berupa acara-acara rutin yang diselenggarakan oleh perusahaan dalam rangka memberikan penghargaan kepada karyawan, e.jaringan kultural, merupakan jaringan komunikasi informal di dalam perusahaan yang dapat menjadi sarana pengembangan nilai-nilai budaya perusahaan. Menurut Deal dan Kennedy (dalam Susanto, 1997) mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya organisasi meliputi : a.Leadership, dimana suatu organisasi harus mempunyai pemimpin yang bisa diteladani dan didengar oleh bawahannya. b.Komunikasi, proses komunikasi harus dilaksanakan secara konsisten dan rutin, sehingga perbedaan budaya yang dibawa dari masing-masing individu yang berbeda latar belakangnya akan mengalami integrasi persamaan dengan tujuan organisasi. c.Motivasi, merupakan pemberian daya penggerak dan menciptakan kegairahan seseorang dalam bekerja agar dapat saling bekerjasama, bekerja efektif dan terintregasi dengan segala upaya untuk mencapai kepuasan.
