Robbins (1994) (dalam Pabundu Tika, 2006. H. 129-130) mendefinisikan efektivitas sebagai tingkat pencapaian organisasi jangka pendek dan jangka panjang.Schein (1980) (dalam Pabundu Tika, 2006. H. 129-130) mengemukakan bahwa efektivitas organisasi adalah kemampuan untuk bertahan, menyesuaikan diri, memelihara diri dan tumbuh, lepas dari fungsi tertentuyang dimilikinya. Menurut Petters dan Waterman (dalam Pabundu Tika, 2006. H. 129-130) karakteristik umum dari perusahaan-perusahaan efektif terdiri dari:1. Mempunyai bias terhadap tindakan dan penyelesaian pekerjaan.2. Selalu dekat dengan para pelanggan agar dapat mengerti secara penuh kebutuhan para pelanggan.3. Memberi para pegawai tingkat otonomi yang tinggi dan memupuk semangat kewirausahaan.4. Berusaha meningkatkan produktivitas lewat partisipasi para pegawainya.5. Para pegawainya mengetahui apa yang diinginkan perusahaan dan para manajernya terlibat aktif pada masalah di semua tingkatan.6. Selalu dekat dengan usaha yang mereka ketahui dan pahami.7. Mempunyai struktur organisasi yang tidak mengekang arau terikatdan sederhana, dengan jumlah orang yang minimal dalam aktivitas-aktivitas keorganisasiandalam menjalankan kewajibannya.8. Menggabungkan kontrol yang ketat dan desentralisasi untuk mengamankan nilai-nilai inti perusahaan dengan kontrol yang longgar di bagian-bagian lain untuk mendorong pengambilan resiko serta inovasi.Gibson et al.1987 mengemukakan kriteria efektivitas organisasi terdiri dari lima unsur, yaitu:
1. ProduksiUkuran produksi mencakup keuntungan, penjualan, pangsa pasar, dokumen yang diproses, rekanan yang dilayanidan sebagainya.2. EfisiensiYaitu perbandingan antara keluaran dan masukan. Ukuran efisiensi terdiri dari keuntungan dan modal, biaya per unit, pemborosan, waktu terluang, biaya perorang dan sebagainya. Efisiensi diukur berdasarkan rasio antara keuntungan denganbiaya atau waktu yang digunakan.3. KepuasanKepuasan mengacu pada keberhasilan organisasi dalam memenuhi kebutuhan karyawan. Ukuran kepuasan meliputi sikap karyawan, penggantian karyawan, absensi, kelambanan, keluhan, kesejahteraan dan sebagainya.4. KeadaptasianKeadaptasian mengarahpada tanggapan organisasiatau kelompokterhadapadanya suatuperubahan eksternal (persaingan, keinginan pelanggan, kualitas produk) dan perubahan internal (ketidakefisienan, ketidakpuasan dan merupakan adaptasi terhadap lingkungan).5. Kelangsungan HidupKelangsungan hidup mengacu pada tanggung jawab organisasiatau kelompokdalam melakukan kegiatan dalam memperbesar kapasitas dan potensinya untuk berkembang.
