Siagian dalam Wiratasma, (2013)Disipilin merupakan tindakan manajemen untuk mendorong para anggota memenuhi tuntutan berbagai ketentuan yang harus ditaati dan standar yang harus dipenuhi. Disiplin karyawan adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan peraturanprosedur kerja yang ada atau disiplin adalah sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari organisasi baik tertulis maupun tidak tertulis. Kedisiplinan juga merupakan kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. Disiplin kerja dapat dirumuskan sebagai ketaatan setiap anggota organisasi terhadap semua aturanyang berlaku di dalam organisasi tersebut, yang terwujud melalui sikap, perilaku dan perbuatan yang baik sehingga tercipta keteraturan, keharmonisan, tidak ada perselisihan, serta keadaan-keadaan baik lainnya.Disiplin kerja akanmenekankan pada upaya penyadaran dan pembentukan perilaku karyawan untuk mematuhi tata peraturan yang telah disusun oleh suatu kantor. Pembinaan disiplin dapat dengan mendorong karyawan untuk patuh terhadap berbagai tata peraturan yang berlaku di kantor yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran –pelanggaran terhadap tata peraturan yang berlaku dengan tujuan utama untuk membina disiplin diri diantara para karyawan.Agar seseorang tetap mentaati peraturan yang berlaku, tindakan disiplin harus dilaksanakan karena hal tersebut untuk mengubah tingkah laku. Penyadaran dan pembentukan perilaku tersebut akan membentuk keselarasan antara tujuan individual masing –masing pegawai dengan tujuan kantor.Winardi, J dalam Yoseana (2013), makna disiplin dapatdipahami dalam kaitannya dengan beberapa faktor, yaitu :1.Latihan yang memperkuat.Disiplin dikaitkan dengan latihan yang memperkuat terutama ditekankan pada pikiran dan watak untuk menghasilkan kendali diridari dan kebiasaan untuk patuh.2.Koreksi dan sanksi.Disiplin kaitannya dengan koreksi atau sanksi diperlukan dalam suatu lembaga yang telah mempunyai tata tertib yang baik. Bagi yang melanggar tata tertib dapat dilakukan dua macam tindakan, yaitu berupa koreksi untuk memperbaiki kesalahan dan berupa sanksi. Keduanya dilaksanakan secara konsisten untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan pelanggaran terhadap norma dan kaidah yang disepakati bersama.3.Kendali atau terciptanya ketertiban dan keteraturan.
Orang-orang yang berdisiplin adalah orang yang mampumengendalikan dirinya. Demi ketertiban masyarakat, pembinaan disiplin harus menyesuaikan tingkat perkembangan teknologi dan tingkat perkembangan masyarakat atau bangsa selalu terikat kepada berbagai peraturan yang mengatur hubungan sesama anggota maupun hubungan masyarakat manusia, masyarakat wajib berperilaku sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik formal maupun yang disepakati, jika ingin disebut berdisiplin.
