Kotler dan Keller berpendapat bahwa sales promotion adalah arahan langsung dalam pemasaran yang terdiri dari insentif jangka pendek untuk merangsang konsumen untuk melakukan pembelian atau penjualan produk atau jasa(Kotler & Keller, 2018, p. 622). Sedangkan menurut Belch & Belch, salespromotionmerupakansuatuelemenpromosiyangmemberikannilailebih pada suatu produk atau jasa yang ditawarkan. Nilai lebih tersebut ditujukan kepada reseller atau konsumen akhir. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pembelian langsung yang sebagian besar berasal dari impulsive buyer(Belch & Belch, 2012, p. 87). Dalam bukunya Andrews & Shimpmengatakan bahwa Salespromotionmengarahpadaperdagangan(grosir/distributordanpengecer), konsumen dan terkadang kepada pihak penjualan perusahaan itu. Sales promotion terbagimenjadi dua kategori, yakni(Andrews & Shimp, 2017, p. 40):1.Trade SalesPromotionKategori ini ditujukan untuk mengaktifkan respon dari para perantara pemasaran yaitu pedagang grosir, distributor, dan pengecer. Contohbentuk dari trade sales promotion adalah display allowances, diskon untuk jumlah besar, dan rewards.2.Consumer SalesPromotion
Kategoriiniditujukanuntukkonsumenakhirataupenggunadariproduk atau jasa. Contoh bentuk dari consumer sales promotion adalah penggunaan kupon, premi, sampel gratis, kontes/ undian, dan rabat. Selain itu, salah satu bentuk contoh dari consumer sales promotion adalah influencer marketing karena bentuk kegiatan yang dimiliki oleh influencer marketing meliputi pembagian kode promo, pembagian voucher, undian/ giveaway, dsb yang merupakan bagian dari consumer salespromotionjuga.
