Menurut Chaffey, 2000 yang dikutip oleh Pradiani, 2018 e-marketing merupakan pengembangan dari marketing tradisional dimana marketing tradisional adalah suatu proses pemasaran melalui media komunikasi offline seperti melalui penyebaran brosur, iklan di televisi dan radio, dan lain sebagainya. Setelah maraknya internet dan kemudahan komunikasi yang ditawarkannya, maka penerapan marketing pada perusahaan mulai mengadopsi media internet, yang kemudian disebut sebagai e-marketing. Menurut Philip Kotler, 2012 yang dikutip oleh Saputri, 2016 keputusan pembelian dipengaruhi oleh psikologis dasar yang yang berperan penting dalam memahami bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian mereka. Setiap orang yang ingin melakukan pembelian biasanya akan memilih-milih terlebih dahulu apa yang baik dan sesuai dengan keinginan sebelum memutuskan apa yang akan mereka beli. Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa setiap pebisnis yang menerapkan marketing modern melalui digital marketing memiliki tujuan mempengaruhi psikologis konsumennya melalui iklan dan penawaran menarik di media komunikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini. Hal ini diharapkan mampu mempengaruhi konsumen dan memutuskan untuk membeli suatu produk.
