Pengertian Adaptabilitas Karir (skripsi, tesis, disertasi)

Teori yang mengawali munculnya adaptabilitas karir adalah teori milik Super (1980) yiatu The Life-Span , Life-Space Theory to Career Development tentang perkembangan karir manusia yang kemudian dikembangkan dan diperkenalkan Savickas (1997) sebagai kemampuan adaptabilitas karir. Savickas (1997) memandang kemampuan beradaptasi sebagai sifat dasar individu dalam menjalankan aktifitasnya. Savickas juga berpendapat bahwa teori adaptabilitas karir lebih sesuai menggambarkan kondisi perkembangan karir individu pada masa dewasa. Menurut Super & Knasel (1981) kemampuan adaptabilitas karir merupakan peningkatan atau penurunan kemampuan individu dalam menekuni bidang pekerjaan selama hidupnya. Semakin dewasa usia individu dalam perjalanan karirnya, mungkin saja individu mengalami keadaan psiko-sosial. Keadaan psikososial yang dimaksud adalah keadaan dimana individu mudah beradaptasi atau kesulitan beradaptasi dengan kondisi kerja sehingga mempengaruhi tahapan karirnya (Hirschi, 2009). Pada tahun 1997, Savickas mendefiniskan adaptabilitas karir sebagai sikap, kompetensi dan perilaku yang digunakan individu dalam menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang sesuai dengan mereka. Sedangkan, Rottinghaus, Day, dan Borgen (2005) mendefinisikan adaptabilitas karir sebagai kecenderungan yang mempengaruhi cara individu memandang kemampuannya untuk merencanakan dan menyesuaikan diri dengan perubahan rencana karir terutama dalam menghadapi kejadian tak terduga.  Savickas (1997) memandang adaptabilitas karir sebagai kesiapan individu dalam menghadapi segala tuntutan pekerjaan dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi kerja yang tidak terduga. Kemampuan adaptabilitas karir menjadi kompetensi utama dalam kesuksesan karir setiap individu (O’Connel, McNelly, & Hall,2008). Sehingga dengan adanya kemampuan adaptabilitas karir individu dapat mengatasi tugas-tugas, transisi, dan trauma dalam pekerjaan yang dapat mengubah kehidupan sosial individu baik dalam skala kecil atau skala besar Savickas (2005) menyatakan bahwa individu harus memiliki kemampuan yang memungkinkan agar cepat beradaptasi dengan berbagai situasi kerja dan mengatasi masalah serta hambatan yang akan sering terjadi dalam situasi kerja. Adaptabilitas karir dapat membantu individu dalam mengatur diri untuk memecahkan masalah, mengatasi hambatan, mengatasi masa transisi kerja dan kemungkinan trauma pada pekerjaan tertentu. Individu yang mampu beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan rekan kerja dan lingkungan kerja akan merasa lebih nyaman dalam melakukan pekerjaan dan memperoleh kepuasan dalam menekuni karirnya. Sedangkan individu yang kurang mampu beradaptasi dengan rekan kerja dan lingkungan kerja akan sering merasa tidak nyaman dalam menjalani pekerjaan, kemudian memilih untuk berpindah-pindah bidang pekerjaan hingga akhirnya menemukan bidang pekerjaan yang sesuai. Adaptabilitas karir dapat membantu individu dalam menekuni pekerjaan, memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, minat dan bakatnya. Adaptabilitas karir dapat memperluas kesempatan individu dalam mencari pekerjaan yang cocok, dan meningkatkan keberhasilan karir bahkan kesejahteraan (Skorikov dalam, Talitha, 2016)