Orientasi karir proteanberkaitan dengan penemuan diri, otonomi,dan pengarahan diri sendiri (Hall, 2002).Hal ini ditandai dengan pendekatan ‘values driven’(Briscoe &Hall, 2006) di mana prinsip dan sikap internal akan memotivasi dan membimbing seseorang dalam pembuatan keputusan yang berkaitan dengan karirnya, daripadaberdasarkan faktorekstrinsik seperti gaji.Tingkat di mana seorang individu memposisikan dirinya pada pendekatan manajemen karir yang seperti itu telah mencerminkan bahwa mereka memiliki orientasi karir protean.Sikapproteanakan meningkatkan kesadaran identitaspada diri sendiri dan mempersiapkan individu untuk bisa mengelola segala perubahan yang terjadi dalam dunia kerja dengan lebih baik (Briscoe et al., 2012).Ide mengenai konsep karir proteanini pertama kali dikemukakan oleh Hall (1976) yang menyatakan bahwa seorang individu yang menganut sikap manajemen karir proteanakan memiliki kemampuan untuk dapat mengemas ulang berbagai pengetahuan, keahlian, dan kemampuannya sendiri agar bisa sesuai dengan perubahan dalam lingkungan kerja.Mereka dikarakteristikan sebagai berikut ini: memiliki pola pikir yang lebih fleksibel terhadap adanya perubahan dalam dunia kerja, bebas dari nilai di luar keyakinan dirinya, meyakini bahwa untuk dapat mencapai kesuksesan karir harus melakukan pembelajaran secara berkelanjutan, dan akan cenderung mencari rewardbersifat intrinsik seperti kepuasan batin.
