Pencatatan, penggalangan, pengalokasian, dan pelaporan biaya akan berperan dalam pengendalian. (Sabarguna, 2007). Peran tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk : 1.Anggaran biaya (budget) Anggaran biaya yang ditentukan akan merupakan dasar dapat benar tidaknya pelayanan dijalankan. Anggaran (budget) menurut Soedjadi (1996) adalah suatu penyusunan perkiraan secara terinci tentang hasil yang ingin dicapai dari penggunaan uang yang tersedia untuk suatu pelaksanaan program kegiatan organisasi, berdasarkan atas harapan-harapan yang maksimal tetapi wajar demi tercapainya tujuan yang sudah ditetapkan. Pengawasan anggaran (budgetary control) adalah suatu sistem penggunaan bentuk-bentuk sasaran yang telah ditetapkan dalam suatu anggaran untuk mengawasi kegiatan-kegiatan manajerial, dengan melakukan pembandingan pelaksanaan nyata dan pelaksanaan yang direncanakan (Handoko, 1984). 2.Biaya standar, yaitu dengan biaya standar yang ditentukan merupakan patokan bagi di atas atau di bawah standar yang ditentukan. 3.Prosedur pencatatan, adanya prosedur pencatatan biaya dapat menghindari terjadinya pemborosan Peran Cost Control menurut Panglaykin dan Tanzil (1991) adalah : 1.Menilik Pengeluaran Dengan mengadakan analisa, dan sintesa serta menggunakan perbandingan maka terdapatlah pengawasan dan penelitian yang layak 2.Mengadakan penelitian usaha efisiensi Pengeluaran untuk direct labour cost mudah diketahui, tetapi jika tidak ada produktivitas, maka ini tidak dapat dipertanggungjawabkan 3.Mengadakan distribusi pada biaya overhead4.Melakukan produksi dalam jumlah ekonomis serta dalam jumlah yang dapat dijual 5.Menetapkan harga penjualan 6.Mengurangi waste atau penghamburanMenganjurkan kepada buruh untuk berpikir dalam suasana hemat
