Bill of material atau yang biasa dikenal BOM merupakan daftar dari semua material, parts, dan subassemblies, serta kuantitas dari masing – masing yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk atau parents assembly. Tiga jenis BOM yang digunakan dalam dunia perindustrian, yaitu : 1. Phantom Bill Merupakan jenis bill yang digunakan untuk material yang tidak untuk disimpan atau untuk material yang hanya lewat saja. 2. Modular Bill Digunakan untuk material yang hanya menyusun produk dengan sejumlah option yang berbeda. 3. Pseudo Bill Digunakan untuk menyusun daftar kebutuhan material yang bukan untuk disusun menjadi produk melainkan untuk dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu. Jenis bill juga dapat dibagi berdasarkan tingkatan level yang disampaikannya, yaitu single level BOM dan multilevel BOM. Jenis bill lainnya adalah planning bill, yang merupakan jenis bill yang digunakan untuk keperluan peramalan dan perencanaan. Planning bill terbagi menjadi dua jenis, yaitu : 1. Planning bill dengan item yang dijadwalkan merupakan komponen atau subassembly untuk pembuatan produk akhir. 2. Planning bill dengan item yang dijadwalkan memiliki produk akhir sebagai komponen – komponennya, dimana item- item yang dijadwalkan secara fisik lebih besar dari pada produk akhir. Manfaat dari BOM diantaranya adalah sebagai alat pengendali produksi yang menspesifikasikan bahan – bahan kandungan yang penting dari suatu produk, pesanan yang harus digabungkan dan seberapa banyak yang dibutuhkan untuk membuat satu batch, bill of material juga digunakan untuk peramalan barang 13 yang keluar masuk dari inventori maupun transaksi produksi dan dan bias menghasilkan pesanan – pesanan produksi dari pesanan pelanggan, serta menjamin bahwa jumlah bahan yang tepat telah dikirim ke tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat
