Analisis atau metode multivariat merupkan metodestatistik yang secara bersama-sama (simultan) melakukan analisis terhadap lebih dari dua variabel pada setiap objek. Jadi bisa dikatakan analisis multivariat merupakan perluasan dari analisis univariat (seperti uji t) atau bivariat (seperti korelasi dan regresi). Sebagai contoh, jika dilakukan analisis regresi sederhana dengan satu variabl Y dan satiu variabel X maka analisis tersebut dikatakan bivariat kareana ada dua (bi) variabel, X dan Y. Sedang jika dilakukan regresi berganda dengan satu variabel Y dan dua variabel X (X1 dan X2) maka analsisi dudah bisa dikatakan multivariat karena ada tiga variabel (termasuk X1 dan X2)
Sedangkan variat bosa didefinisikan sebagai suatu kombinasi linier dari variabel- variabel dengan bobot variabel yang ditentukan secara empiris. Sebagai contoh, ada persamaan regresi berganda:
Nilai variat W1.X1+ W2.X2+ W3.X3+… Wn.Xn
Disini.Xn adalah variabel yang telah ditetukan oleh peneliti, sedang Wn adalah asil dari proses multivariat. Nilai variat adalah dari proses perkalian dan penjumlahan W dan X ayng menghailkan suatu nilaivariat tertentu.
Dalam praktek, jenis data atau bisa juga disebut sebagai variabel menentukan metode multivariat maka yang akan digunakan. Secara praktis harus diketahui jenis datakah X2 itu. Demikian seterusnya. Kesalahan dalam memilih metode yang cocok berdasar jenis datanya akan beakibat hasil pengolahan data menjadi bias. Hal ini juga berlaku pada pemilihan metode statistik multivariat, sebagaimana hal ini telah berlaku pada pemilihan metode statistik univariat dan bivariat
(Santoso, 2015)
Jenis data dalam analisis multivariat
- Data nominal dan data ordinal
Ciri data kualitatif adalah data yang didapat dengan cara menghitung sehingga tidak akan mepunyai nilai desimla. Conntoh dari data kualitatif adalah jenis kelamin, golongan arah dan tempat tinggal. Agar dapat diproses pada data non angka atau non metrik atau data kualtatif tersebut maka data dapat dirubah menjadi angka. Misalkan pada jenis data jenis kelamin maka laki-laki dapat diberikan kode 1 dan perempuan dapat diberikan kode 2.
Data kualitatif lain adalah data ordinal; berbeda dengan data nminal data ini mempunyai order (urutan). Misalkan terdapat data sikap konsumen; isi data tersebut secara logis dapat disusun sebagai berikut
Sangat setuju : kode 1
Setuju : kode 2
Netral: kode 3
Tidak setuju : kode 4
Sangat tidak setuju : kode 5
