Faktor yang Berkaitan Dengan Manajerial (skripsi, tesis, dan disertasi)

 

  1. Jadwal yang terlalu padat atau tekanan oleh waktu

Tekanan oleh waktu adalah salah satu dasar penyebab terjadinya kesalahan dan dikemukakan oleh Petroski (1985), Brown dan Xiaochen Yin (1988) dan Rollings and Rollings (1991). The Commission of Inquiry menemukan bahwa kebakaran di Semerland pada tahun 1974 (menyebabkan kematian lebih dari 50 orang) dan dituliskan oleh Turner (1978) waktu yang telah ditentukan dan tekanan pekerjaan untuk memenuhi awal musim wisata sebagai penyebab dari kesalahan itu. Hal ini juga berlaku dalam dunia konstruksi dimana pelaksanaan yang terburu-buru dapat menyebabkan terjadinya kesalahan yang dapat mengakibatkan terjadinya rework.

  1. Kurangnya kontrol dalam pekerjaan

Kurangnya pengontrolan oleh kontraktor dalam pengerjaan dapat mengakibatkan kualitas/hasil dari pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan harapan. Dalam hal ini bisa terjadi klaim dari owner dan akhirnya menimbulkan rework

  1. Kurangnya kerjasama antara pemilik, disainer, kontraktor, supplier dan pihak pihak lain yang terkait.

Masalah utama yang terdeteksi dalam fase disain ini adalah kecilnya interaksi antara disainer dan kontraktor dan diantara specialist (listrik, plumbing, AC dan lainnya), situasi ini memaksa fase berikutnya untuk berjalan dalam disain yang tidak lengkap. Konsekuensinya adalah solusi yang tidak optimal, lack of constructability, dan change order dalam jumlah besar (baik dalam disain dan rework) (Alarcon dan Mardones, 1998).

  1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan

Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan dapat menyebabkan pekerjaan terganggu dan bisa juga menimbulkan rework. Contohnya adalah ketika pemancangan pondasi tiang ternyata didalam tanah ada pondasi dari bangunan yang terdahulu, sehingga pemancangan gagal dan terjadilah rework karena harus mengulangi pemancangan ditempat tadi.

  1. Kurangnya antisipasi terhadap perubahan keadaan eksternal (alam).

Misalnya pada saat proses pengecoran tiba-tiba hujan dn pada saat itu tidak tersedia terpal untuk menutupi cor-coran sehingga menjadi rusak.

  1. Spesifikasi yang terkirim oleh supplier tidak sesuai

Jika bahan yang tidak sesuai dengan permintaan tadi terlanjur dipasang maka perlu dilakukan pembongkaran untuk memperbaikinya hal ini disebut rework.

  1. Pengiriman yang terlambat atau tidak tepat waktu

Misalnya pada proses pengecoran beton. 2 truk pengangkut telah tiba terlebih dahulu dan diadakan pengecoran, lalu truk berikutnya terlambat datang sehingga menyebabkan beton terlanjur setting. Hal ini akan membuat perlunya diadakan proses lebih lanjut untuk bisa melanjutkan pengecoran pada bagian yang belum selesai karena sebagian telah terlanjur setting.

  1. Jeleknya alur informasi baik formal ataupun informal (Atkinson, 1998)

Mengenai alur informasi contohnya adalah sebagai berikut: masalah dalam konstruksi West Gate Bridge, Victoria, Australia, yang mengakibatkan robohnya pada tahun 1976: ‘ tidak ada yang memberitahu (tim Konstruksi) bahwa komponen (box girder) tidak boleh dipaksa untuk tersambung. Bila mereka tidak bisa tersambung atau tidak cocok mereka harus dimodifikasi.

Konsultan tidak berusaha untuk memastikan bahwa kontraktor mengerti filosofi disain dan bahwa metode konstruksi yang lama tidak dapat digunakan. Mereka juga tidak memeriksa konstruksinya untuk melihat apakah telah dikerjakan dengan benar.