Media Digital (skripsi dan tesis)

Secara umum media dapat dikelompokan menjadi dua berdasarkan pola komunikasinya yaitu media konvensional dan media digital. Media konvensional meliputi media cetak (koran, majalah, tabloid), media penyiaran (radio dan televisi), dan media audio visual. Sedangkan contoh media digital seperti website berita, media sosial, toko daring, gim digital, aplikasi ponsel dll. Berikut ini merupakan perbandingan karakteristik media massa dan media digital (A. Dyna Herlina, Benni Setiawan dan Gilang Jiwana Adikara, 2018:18). Karakter media digital di atas membawa beberapa konsekuensi penting pada perilaku peserta didik dalam menggunakan media. Setidaknya ada empat masalah yang perlu diperhatikan guru: pembuat pesan, sifat pesan, cara pesan disebarkan dan dampak pesan. Keempat hal itu membuat lingkungan sosial dan sekolah yang dialami peserta didik saat ini berbeda dengan lingkungan sosial dulu (B. Dyna Herlina, Benni Setiawan dan Gilang Jiwana Adikara, 2018:19). 1) Pembuat pesan, semua orang dapat membuat pesan sehingga peserta didik usia sekolah dasar pun tertarik memiliki akun, menampilkan diri dan berinteraksi dengan orang lain yang tidak dikenal. Hal ini menimbulkan ancaman sekaligus kesempatan. 2) Sifat pesan, media digital sangat beragam karena bersumber dari seluruh penjuru dunia, terlebih sebagian besar tidak disaring oleh pekerja media profesional. Hal ini membuat peserta didik menerima aneka pesan yang sangat mungkin tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya keluarga. 3) Penyebaran pesan, penyedia layanan media digital ingin mendapatkan keuntungan ekonomi maka mereka merancang medianya agar menarik. Mekanisme khusus diciptakan agar saluran media digital dapat memberi rekomendasi konten yang sesuai dengan kesukaan pengguna berdasarkan catatan penggunaan sebelumnya. 4) Dampak pesan, jika digunakan secara baik media digital adalah sumber pengetahuan tak terbatas. Pengguna dapat menggunakannya untuk belajar hal-hal praktis hingga rumit. Tetapi konten negatif berdampak buruk juga  banyak bertebaran di dunia maya seperi berita palsu, kekerasan, pornografi, konsumsi. Pengguna harus mampu memilih dan memilah konten yang baik dan bermanfaat