Pengertian Komitmen Organisasi (skripsi dan tesis)

Komitmen organisasional bisa tumbuh disebabkan karena individu
memiliki ikatan emosional terhadap perusahaan yang meliputi dukungan
moral dan menerima nilai yang ada di dalam perusahaan serta tekad dari
dalam diri untuk mengabdi pada perusahaan.
Luthans (2012:249) menyatakan bahwa komitmen organisasional
adalah “Sikap yang merefleksikan loyalitas karyawan pada organisasi dan
proses berkelanjutan dimana anggota organisasi mengekpresikan
perhatiannya terhadap organisasi dan keberhasilan serta kemajuan yang
berkelanjutan”. Moorhead dan Griffin (2013:73) mengatakan bahwa
“Komitmen organisasi (organizational commitment) adalah sikap yang
mencerminkan sejauh mana seseorang individu mengenal dan terikat pada
organisasinya”.
Robbins dan Judge dalam Zelvia (2015:90) mengemukakan bahwa
“Komitmen organisasi adalah suatu keadaan dimana seorang karyawan
memihak organisasi tertentu serta tujuan- tujuan dan keinginannya untuk
mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut”.
Alwi dalam Nanda dkk (2013:42), mendefinisikan “Komitmen
organisasi adalah sikap karyawan untuk tetap berada dalam organisasi dan
terlibat dalam upaya-upaya mencapai misi, nilai-nilai dan tujuan organisasi.”
Berdasarkan pendapat beberapa ahli tersebut, dapat disimpulkan
bahwa komitmen organisasi merupakan suatu keadaan di mana karyawan
memihak dan peduli kepada organisasi tertentu dan tujuan-tujuannya, serta
berniat memelihara keanggotaannya dalam organisasi itu. Komitmen
organisasi yang tinggi sangat diperlukan dalam sebuah organisasi, karena
terciptanya komitmen yang tinggi akan mempengaruhi situasi kerja yang
profesional. Dari beberapa definisi yang diuraikan di atas bahwa komitmen
merupakan suatu ikatan psikologis karyawan pada organisasi ditandai
dengan adanya :
1) Kepercayaan dan penerimaan yang kuat terhadap tujuan dan nilai-nilai
organisasi.
2) Kemauan untuk mengusahakan tercapainya kepentingan organisasi.
3) Keinginan yang kuat untuk mempertahankan kedudukan sebagai
anggota organisasi.